kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Sesi II, IHSG masih akan bergerak flat


Rabu, 26 Februari 2014 / 13:43 WIB
ILUSTRASI. Manfaat Tembakau yang Jarang Diketahui. Cari Tahu Yuk! ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/hp.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Sesuai dengan prediksi sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum beranjak dari zona merah. Hingga penutupan sesi I, indeks tercatat turun 0,45% menjadi 4.556,77.

Satrio Utomo, Kepala Riset Universal Broker bilang, pelemahan indeks belakangan ini sebenarnya sudah membuat saham-saham big caps seperti BBRI dan BMRI menemukan support kuatnya.

Sinyal negatif dari bursa global dan ucapan Chatib Basri soal adanya potensi defisit neraca perdagangan ternyata tidak dianggap pelaku pasar sebagai sentimen negatif.

Harga CPO di Malaysia yang mengalami peningkatan juga rupanya tidak dijadikan sentimen positif. Hal ini bisa dilihat dari posisi asing yang cenderung malas bertransaksi.

Sepanjang sesi I tadi, transaksi yang dilakukan pemodal asing hanya Rp 16 miliar, dan diperkirakan jumlahnya tidak akan melewati Rp 100 miliar hingga penutupan sore nanti.

"Jadi, untuk sesi II ini IHSG masih cenderung flat, dengan range pergerakan 4.525-4.590. Profit taking masih dalam batas normal dan jika IHSG bisa ditutup diantara level 4.580-4.600 itu sebenarnya juga sudah bagus," jelas Satrio, (26/2).

Sebenarnya, adanya profit taking yang menyebabkan IHSG masih belum beranjak dari zona merah sudah terbaca sejak beberapa hari yang lalu.

Yuganur Wijanarko, Senior Research HD Capital mengatakan, semua faktor positif sudah mencerminkan pergerakan IHSG ketika masih bergerak di zona hijau, dan aura positif tersebut sudah habis terserap pergerakan indeks.

"Dengan jenuh beli harian dan mingguan serta momentum penguatan melambat, pembalikan arah IHSG memang sudah seharusnya diwaspadai," tandas Yuganur. Indeks akan bergerak pada range support 4.340-4.500 dan resistance 4.685-4.827.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×