kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Sesi I, IHSG masih tertekan 0,27%


Rabu, 20 Januari 2016 / 12:09 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melempem pada akhir transaksi sesi I, Rabu (20/1). Data RTI menunjukkan, pada pukul 12.00 WIB, indeks mencatatkan penurunan 0,27% menjadi 4.479,67.

Ada 145 saham yang melorot. Sementara, jumlah saham yang naik sebanyak 82 saham dan 64 saham lainnya tak bergerak. Volume transaksi siang ini melibatkan 1,538 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,797 triliun.

Sementara itu, ada tujuh sektor yang tertekan. Tiga sektor dengan penurunan terbesar antara lain: sektor agrikultur yang turun 1,35%, sektor konstruksi turun 1,07%, dan sektor industri dasar turun 0,67%.

Investor asing tercatat melakukan net sell atau penjualan bersih saham di seluruh market senilai Rp 40,9 miliar. Sedangkan net sell asing di pasar reguler senilai Rp 37,1 miliar.

Saham-saham top losers pada indeks LQ 45 di antaranya: PT Matahari Putra Prima Tbk (LPPF) turun 3,16% menjadi Rp 1.685, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) turun 2,75% menjadi Rp 1.415, dan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) turun 2,60% menjadi Rp 449.

Sedangkan di posisi top losers indeks LQ 45, terdapat saham-saham: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 0,87% menjadi Rp 2.890, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 0,63% menjadi Rp 36.125, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (INDF) naik 0,52% menjadi Rp 14.375.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×