kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sentimen negeri Paman Sam tekan indeks obligasi


Selasa, 03 Oktober 2017 / 21:47 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) menurun 0,02% pada hari terakhir perdagangan di September 2017 ke level 236,86 dari pekan sebelumnya. Analis Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) Lili Indarli dalam riset Senin (2/10) mengatakan, kinerja negatif ICBI pekan lalu sejalan dengan meningkatnya ekspektasi risiko global.

Adapun terdapat peristiwa penting pada pekan kemarin yang mempengaruhi kinerja ICBI. Pertama, terkait pidato Gubernur Federal Reserve Janet Yellen yang bernada hawkish mengenai rencana kenaikan suku bunga acuan The Fed (FFR) akhir tahun ini.

Kedua, dimulainya pengurangan portofolio obligasi milik The Fed bulan Oktober. Ketiga, diumumkannya kebijakan pemangkasan pajak perusahaan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dari 35% menjadi 20%.

Pekan lalu, rupiah sempat menyentuh level terendah dalam 10 bulan terakhir. Menguatnya indeks dollar AS pekan kemarin turut berdampak pada kinerja nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot.

Pekan kemarin, rupiah melemah 160 poin ke level Rp 13.472 per dollar AS. "Tren depresiasi rupiah yang terjadi sejak awal pekan lalu turut berkontribusi terhadap tertekannya kinerja pasar obligasi," kata Lili.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×