kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.894   12,00   0,07%
  • IDX 6.306   -67,43   -1,06%
  • KOMPAS100 824   -11,76   -1,41%
  • LQ45 627   -7,09   -1,12%
  • ISSI 218   -2,39   -1,09%
  • IDX30 351   -3,79   -1,07%
  • IDXHIDIV20 426   -3,12   -0,73%
  • IDX80 94   -1,29   -1,35%
  • IDXV30 118   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,90   -0,81%

Sentimen Negatif Gelantungi Pasar Modal, Ini Saran dari Analis untuk Investor


Kamis, 25 Januari 2024 / 05:40 WIB
Sentimen Negatif Gelantungi Pasar Modal, Ini Saran dari Analis untuk Investor
ILUSTRASI. Pekerja melakukan aktivitas di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tendi Mahadi

Dirinya juga melihat prospek di pasar obligasi lebih menarik, tetapi dengan tempo jangka panjang. Ia menyarankan investor bisa melirik kredit berperingkat A/BBB dengan jangka waktu 3-5 tahun.

"Sebab jika suku bunga turun harga obligasi meningkat, sehingga nantinya investor bisa dapat dari kupon dan juga gain harga," katanya.

Sementara untuk saham, ia menilai investor bisa melirik pada sektor pertumbuhan berkualitas.

"Bisa masuk ke perbankan dan kesehatan. Jika berani lebih agresif, ke sektor teknologi e-commerce," sambungnya.

Lanjutnya, jika ingin masuk ke saham dengan risiko yang lebih rendah bisa masuk ke saham-saham yang membagikan dividen dengan yield di atas 5%-6% dengan balance sheet yang cukup baik untuk menopang payout.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×