kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.826   -2,00   -0,01%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Sentimen Ahok mereda, rupiah unggul Rp 13.333


Jumat, 12 Mei 2017 / 10:23 WIB
Sentimen Ahok mereda, rupiah unggul Rp 13.333


Reporter: Wuwun Nafsiah, Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatannya di hari ketiga di hadapan dollar AS. Mengacu Bloomberg, pukul 09.53 WIB, rupiah pasar spot ke Rp 13.333 per  dollar AS atau menguat 0,10% dari posisi kemarin Rp 13.346 per dollar AS.

Senada, rupiah pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) ke Rp 13.340 per dollar AS atau menguat 0,11% dari posisi Rabu (10/5) Rp 13.355 per dollar AS.

Research & Analyst Monex Investindo Futures Agus Chandra mengatakan, rupiah masih punya peluang menguat. Penguatan ini akan ditopang oleh sentimen yang berasal dari dalam negeri, seperti rilis neraca berjalan April.

Sekadar mengingatkan, Rabu (10/5) lalu, rupiah sempat terseret sentimen negatif vonis penjara dua tahun atas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ini menimbulkan spekulasi investor asing akan menarik dana dari dalam negeri.

Rully Arya Wisnubroto, Analis Pasar Uang Bank Mandiri. juga menilai rupiah dapat melanjutkan penguatan pada akhir pekan ini. Pengaruh vonis Ahok terhadap pergerakan rupiah diharapkan sudah reda.

Dengan demikian, pelaku pasar bisa kembali fokus pada kondisi ekonomi dalam negeri yang terbilang membaik. "Dengan kondisi fundamental yang positif, pertumbuhan ekonomi dalam negeri kuartal II-2017 diharapkan lebih baik dari kuartal pertama," ujar Rully.

Analis menilai sentimen global akan berkurang. Situsi global sudah lebih kondusif setelah pemilihan umum Presiden Prancis. Pelaku pasar juga sudah mulai mengantisipasi prospek kenaikan suku bunga The Fed.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×