kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Timah (TINS) Berpeluang Kembali Catat Kinerja Positif, Cermati Rekomendasi Analis


Rabu, 13 Mei 2026 / 20:42 WIB
Timah (TINS) Berpeluang Kembali Catat Kinerja Positif, Cermati Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. PT Timah Tbk (KONTAN/Sabrina Rhamadanty)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Timah Tbk (TINS) berpeluang melanjutkan tren positif kinerjanya sepanjang 2026. Hal ini didukung oleh tingginya harga timah dunia dan penundaan rencana penyesuaian tarif royalti mineral.

Dalam berita sebelumnya, TINS mencatat pertumbuhan pendapatan mencapai 160,5% year on year (yoy) menjadi Rp 5,47 triliun pada kuartal I-2026. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya volume penjualan dan harga jual rata-rata logam timah.

Bila ditelusuri, volume penjualan logam timah TINS menanjak 113% yoy menjadi 6.009 metrik ton pada kuartal I-2026. Harga jual rata-rata logam timah TINS juga melesat 51% yoy menjadi US$ 49.221 per metrik ton.

Baca Juga: Harga Komoditas Energi Masih Tertekan, Oversupply Jadi Tantangan Utama

TINS meraih laba bersih sebanyak Rp 1,5 triliun pada kuartal I-2026 atau setara 595% dari target yang sudah ditentukan perusahaan untuk tahun ini yaitu Rp 252 miliar.

Corporate Secretary Timah Ruddy Nursalam mengatakan, pihaknya akan tetap fokus untuk memenuhi target pencapaian operasi dengan volume penjualan logam timah sebesar 30.000 metrik ton pada 2026.

Bersamaan dengan itu, TINS terus mendorong optimalisasi unit operasi, baik Kapal Isap Produksi (KIP), Ponton Isap Produksi (PIP), maupun tambang darat kemitraan.

Di samping itu, TINS juga terus aktif melakukan berbagai langkah efisiensi operasional, optimalisasi produksi, serta penguatan pada aspek penjualan dalam menjaga kinerja perusahaan tetap sehat dan berkelanjutan.

"Selain itu, perbaikan tata kelola secara berkelanjutan harus terus diperkuat agar TINS tetap mampu tumbuh secara sehat, adaptif, dan memberi kontribusi optimal bagi negara serta pemegang saham," ujar dia, Senin (11/5/2026).

Baca Juga: Harga Komoditas Energi Masih Akan Tertekan di 2026

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, harga timah global yang masih berpotensi bertahan di level yang tinggi akan menjadi penopang bagi kelangsungan kinerja TINS selepas kuartal I-2026.

Tingginya harga timah tak lepas dari permintaan kuat dari industri elektronik, energi terbarukan, hingga baterai kendaraan listrik.

"Risiko besar akan terjadi jika harga timah berbalik mengalami kontraksi," ujar dia, Senin (11/5).

 

Sementara itu, Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi mengatakan, fokus pasar untuk ke depannya bukan hanya mengarah ke pengaruh harga timah bagi TINS, melainkan juga kemampuan emitan anggota MIND ID ini dalam menjaga efisiensi biaya.

Menurutnya, tantangan terbesar bagi TINS tetap pada faktor gangguan cuaca, perizinan tambang, volatilitas biaya bahan bakar atau logistik, serta potensi gangguan operasional di tambang kawasan laut.

Baca Juga: Kenaikan Harga Komoditas Rawan Profit Taking

"Isu pertambangan ilegal juga bisa mempengaruhi stabilitas pasokan dan harga yang akan berpengaruh ke TINS," tutur dia, Senin (11/5).

Wafi melanjutkan, TINS tetap perlu ekspansi, namun harus lebih selektif dan fokus pada proyek yang dapat memberikan nilai tambah tinggi, bukan hanya sekadar mengejar volume produksi. 

Dari situ, ia merekomendasikan hold saham TINS dengan target harga di level Rp 3.400 per saham. 

Di lain pihak, Nafan menyarankan investor untuk wait and see saham TINS. Emiten ini perlu memperkuat efisiensi operasional dan melanjutkan agenda hilirisasi dengan fokus pada produk bernilai tambah seperti tin solder, tin chemical, dan produk hilir timah lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×