kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Semester I, DAJK harap pendapatan tumbuh 43,5%


Rabu, 17 Juni 2015 / 16:07 WIB
Semester I, DAJK harap pendapatan tumbuh 43,5%


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Manajemen Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (DAJK) berharap kinerja perusahaan di semester I-2015 sesuai espektasi. Wahyu Rahmad Hidayat, Direktur Keuangan DAJK mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan penjualan bersih mencapai Rp 1,2 triliun. "Penjualan minimal bisa separuhnya (dari target 2015)," ujarnya kepada KONTAN, belum lama ini.

Berarti di enam bulan pertama 2015, emiten kemasan ini menargetkan bisa mencatatkan penjualan sedikitnya Rp 600 miliar. Sebagai perbandingan, penjualan bersih perseroan di akhir Juni 2014 sebesar Rp 418,2 miliar.

Jika terealisasi, maka penjualan DAJK mengalami peningkatan sekitar 43,47% secara year-on-year (yoy). Sayang, Wahyu masih enggan menyebut perkiraan margin yang akan diperoleh perusahaan.

Ia hanya berharap, margin juga akan meningkat. Sebagai gambaran, di tengah semester pertama tahun lalu, laba bersih tercatat senilai Rp 55,06 miliar. Sehingga, margin laba bersih perseroan ada di kisaran 13,16%.

Lebih lanjut, ia menegaskan, target setahun penuh 2015 yang telah ditetapkan itu belum termasuk kontribusi dari perusahaan yang akan diakuisisi.

Seperti diketahui, perusahaan manufaktur ini sedang dalam tahap mencaplok dua perusahaan. Identitas kedua perusahaan itu masih dirahasiakan.
Yang jelas, satu perusahaan bergerak di bidang flexible packaging dan offset printing. Nilai akuisisi berkisar Rp 125 miliar. Wahyu memperkirakan, proses akuisisi akan selesai pada akhir kuartal III-2014.

Dengan demikian, kontribusi calon anak perusahaan ini masih minim. Adapun, satu perusahaan lagi menggeluti bisnis stationery. Nilai investasi diperkirakan mencapai Rp 225 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×