kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.965   52,00   0,29%
  • IDX 5.661   17,50   0,31%
  • KOMPAS100 731   2,86   0,39%
  • LQ45 556   2,57   0,46%
  • ISSI 197   -0,05   -0,03%
  • IDX30 315   0,71   0,23%
  • IDXHIDIV20 389   -0,69   -0,18%
  • IDX80 83   0,23   0,28%
  • IDXV30 106   -0,85   -0,80%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Tahun ini, DAJK siapkan capex Rp 700 miliar


Selasa, 17 Februari 2015 / 20:27 WIB
ILUSTRASI. Kode Redeem Free Fire (FF) Hari ini 4 September 2023, Reward Bundle hingga Emote!


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (DAJK) menyiapkan sejumlah ekspansi tahun ini. Untuk mendanai ekspansinya, DAJK menyiapkan anggaran belanja modal alias capital expenditure (capex) hingga Rp 700 miliar.

Direktur Keuangan DAJK, Witjaksono mengatakan, perseroan sudah berencana membangun pabrik flexible packaging di Subang, Jawa Barat.  Untuk pembangunan pabrik ini, DAJK mebutuhkan dana sekitar Rp 500 miliar. "Saat ini kami sudah membebaskan 25 hektare lahan," ungkapnya kepada KONTAN, Selasa (17/2).

DAJK butuh sekitar 60 ha lahan untuk pembangunan pabrik ini. Proses pembebasan tanah akan dilakukan secara bertahap. Sementara pembangunan pabrik rencananya akan mulai di semester kedua tahun ini. Perseroan menargetkan pabrik tersebut mulai beroperasi di tahun 2017.

Selanjutnya, DAJK menyiapkan Rp 100 miliar untuk akuisisi perusahaan kompetitor. Akuisisi ini diharapkan mendongkrak kinerja perseroan ke depan. Pasalnya, perusahaan yang nantinya akan diakuisisi memiliki pelanggan besar seperti Nestle, Indofood, dan Grup Tempo Scan. "Sisa capex sekitar Rp 100 miliar untuk kebutuhan lainnya," lanjut Witjaksono.

DAJK optimistis pertumbuhannya tahun ini akan cukup positif. Hal ini seiring dengan pertumbuhan sektor konsumer. Maklum, selama ini, DAJK banyak memasok kemasan untuk industri konsumer. DAJK berharap pendapatan dan laba bersih tahun ini bisa tumbuh masing-masing 30% dan 20%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×