kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.488.000   -16.000   -0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Sektor Kesehatan Tumbuh Pesat di 2025, Cek Prospek dan Rekomendasi Sahamnya di 2026


Sabtu, 03 Januari 2026 / 12:18 WIB
Sektor Kesehatan Tumbuh Pesat di 2025, Cek Prospek dan Rekomendasi Sahamnya di 2026
ILUSTRASI. Mayapada Hospital SRAJ (KONTAN/Daniel Prabowo). Sektor kesehatan catat pertumbuhan 43,78% di 2025, didorong saham lapis kedua. Analis bahas prospek & risiko investasi untuk 2026.


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks saham sektor kesehatan mencatatkan kenaikan signifikan sepanjang 2025, tumbuh 43,78%.

Kenaikan ini sebagian besar didorong oleh penguatan saham lapis kedua atau second liner, seperti PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) dan PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE).

Menurut Investment Analyst Edvisor Profina Visindo, Indy Naila, penguatan sektor kesehatan didorong kombinasi faktor struktural dari sisi permintaan dan fundamental bisnis emiten. 

Baca Juga: Kepercayaan Konsumen Masih Rendah, Sektor Jasa Keuangan Tetap Tumbuh Pesat

"Dari sisi investor, saham-saham healthcare juga dipandang relatif defensif, terutama untuk menghadapi 2026 yang diperkirakan bergerak pada level pertumbuhan lebih moderat," kata Indy kepada KONTAN, Jumat (2/1/2025).

Memasuki 2026, Indy menilai prospek sektor kesehatan masih menarik, meski laju pertumbuhan kinerjanya tidak seagresif periode pasca-pandemi Covid-19.

 

Faktor-faktor seperti keberlanjutan belanja kesehatan nasional, ekspansi kapasitas layanan, dan efisiensi operasional emiten menjadi kunci penentu kinerja sektor ini.

Namun, investor perlu mewaspadai risiko, termasuk potensi tekanan biaya operasional, perubahan regulasi, dan dinamika tarif layanan.

Baca Juga: Permintaan Solusi Keamanan Siber Meningkat, Pasar RI Berpotensi Tumbuh Pesat

Investment Analyst Infovesta Utama, Ekky Topan, menambahkan bahwa penguatan saham sektor kesehatan pada 2025 lebih banyak dipicu oleh aksi korporasi, isu masuknya investor strategis, dan ekspektasi pasar terhadap perubahan arah bisnis. 


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×