kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.589   36,00   0,21%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Seiring uang emerging market, rupiah ke Rp 13.144


Jumat, 08 April 2016 / 17:13 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Otot rupiah lanjutkan penguatan terhadap dollar Amerika Serikat (AS) di akhir pekan, Jumat (8/4). Di pasar spot, pukul 15.59 WIB rupiah ke Rp 13.144 per dollar AS atau menguat 0,14 % dari sebelumnya Rp 13.163 per dollar AS.

Serupa, di kurs Jakarta Interbank Spot Dollar (JISDOR) rupiah menguat ke Rp 13.169 per dollar AS atau menguat 0,21 % dari sebelumnya Rp 13.197 per dollar AS.

Penguatan rupiah ini sejalan laju mata uang di emerging market. Tengok saja, indeks MSCI Emerging Markets Currency naik 0,1 % akhir pekan ini, tetapi turun 0,6 % selama sepekan ini.

Mata uang emerging market tetap masih dibayangi penurunan. “Sekarang mungkin bukan waktu terbaik pergi melompat ke mata uang emerging market. Beberapa pekan ke depan akan lebih bernafas dan kami tidak terlalu tertarik untuk mengejar reli. Kita perlu lebih banyak bukti bahwa berita ekonomi buruk telah mencapai puncaknya,” kata Manpreet Gill, head of fixed income, currency and commodities strategy di Standard Chartered Plc.

Rand Afrika Selatan memimpin penguatan, melompat 1,2 %. Rubel Rusia naik 1,2 % dari Kamis dan Peso Meksiko menguat 0,6 %, sedangkan yuan China, won Korea Selatan dan dollar Taiwan melemah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×