kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Segera IPO, Simak Fokus Bisnis Autopedia Sukses Lestari di 2022


Kamis, 30 Desember 2021 / 07:05 WIB


Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) semakin fokus pada bisnis lelang dan jual beli kendaraan bekas yang dilakukan melalui anak perusahaan PT Autopedia Sukses Lestari (ASL).

Direktur Adi Sarana Armada Jany Chandra menyatakan, ke depannya, ASL akan menjadi wadah, baik untuk bisnis lelang maupun jual-beli kendaraan bekas bagi para konsumen.

"Selain menyediakan platform untuk lelang dan jual-beli kendaraan bekas, ASL juga mengembangkan Cartalog yaitu aplikasi price engine menggunakan AI," kata Jany, saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (29/12).

Jany melanjutkan, ASSA juga akan mengembangkan O2O business model untuk jual-beli mobil bekas dengan melakukan transformasi teknologi dan digitalisasi lelang otomotif serta ekosistem jual beli mobil bekas.

Baca Juga: Adi Sarana Armada (ASSA) Sebut Tren Penjualan Mobil Bekas Sepanjang Tahun 2021 Stabil

Di tahun depan, ASSA juga berencana untuk melakukan penawaran umum saham perdana atawa initial public offering (IPO) untuk Autopedia dengan valuasi yang sudah mencapai US$ 1 miliar - US$ 1,3 miliar dibandingkan dengan kompetitor sejenis.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, ASL akan menawarkan sebanyak-banyaknya 2,55 miliar saham baru atau sekitar 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana saham.

Nilai nominal senilai Rp 16 per saham dengan harga penawaran IPO dalam kisaran Rp 200- Rp 276 per saham. Dengan demikian, Autopedia Sukses Lestari berpeluang meraih dana sebesar Rp 703,59 miliar dari hajatan IPO ini.

Rencananya, jadwal masa penawaran umum akan dilakukan pada 13 Januari hingga 17 Januari 2022 dan tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 19 Januari mendatang.

 

Selain rencana IPO Autopedia, ASSA melalui balai lelang JBA juga akan terus mengembangkan lelang bidding online, di mana kegiatan lelang lebih banyak dilakukan secara online. Dengan begitu, para peserta lelang sudah terbiasa dengan e-auction sehingga volume transaksi lelang tidak terdampak.

"Kami melihat untuk bisnis kendaraan bekas ASSA baik melalui lelang JBA maupun Caroline masih memiliki peluang untuk terus bertumbuh di tahun-tahun berikutnya mengingat bisnis ini memiliki margin yang cukup tinggi," tutur Jany.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×