kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Schroder akan menerbitkan tiga reksadana baru


Rabu, 29 Januari 2014 / 16:33 WIB
ILUSTRASI. 6 Tips untuk Memastikan Anak Tetap Aman Saat Bermain Internet.


Reporter: Noor Muhammad Falih | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Schroder Investment Management Indonesia (Schroder Indonesia) bakal menerbitkan paling tidak tiga produk reskdana anyar tahun ini.

Presiden Direktur Schroder Indonesia, Michael Tjoajadi mengutarakan, tiga produk anyar itu terdiri dari reksadana saham, pasar uang dan campuran.

Sayangnya Michael enggan menjelaskan lebih detail produk baru itu. Ia hanya mau bilang, tiga produk itu diluncurkan bertahap tergantung kondisi pasar.  Namun yang terdekat, satu produk baru akan diterbitkan pada akhir kuartal I tahun ini.

Hadirnya tiga produk baru itu, berarti Schroder akan mengatur dana investor yang terpecah dalam 14 produk reksadana (11 produk lama dan 3 produk baru). 

Ia juga bilang, penerbitan tiga produk baru itu juga atas pertimbangan bahwa tahun ini merupakan tahun politik.

“Secara historis, sembilan bulan sebelum presiden baru dilantik, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) cenderung  terus naik,” kata Michael kepada KONTAN, hari ini (29/1).

Total dana kelolaan Schroder Indonesia sampai dengan 30 Desember 2013 lalu mencapai Rp 50,16 triliun. Michael berharap, jumlah ini bisa meningkat sesuai dengan prediksi Asosiasi Pengelola Reksadana Indonesia (APRDI).

“Kalau asosiasi memprediksi naik 10% kita harapkan juga dana kelolaan Schroder juga naik 10% tahun ini,” tambah Michael.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×