kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

Sampoerna Agro (SGRO) belum memiliki rencana bangun pabrik biodiesel

Selasa, 28 Agustus 2018 / 20:44 WIB

Sampoerna Agro (SGRO) belum memiliki rencana bangun pabrik biodiesel
ILUSTRASI. Sampoerna Agro



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia tengah menggodok peraturan yang mewajibkan penggunaan solar campuran biodiesel 20% (B20). Kebijakan ini akan berlaku pada 1 September 2018. Kebijakan ini diyakini akan memberi pengaruh positif bagi emiten perkebunan sawit seperti PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO). 

Presiden Direktur SGRO, Marc Louette mengatakan pihaknya sangat mendukung kebijakan B20 yang tengah disiapkan pemerintah. "Kebijakan B20 atau bahkan jika dinaikan menjadi B30, jika terealisasi tentu akan sangat membantu kami. Oversupply di pasar akan berkurang dan dengan sendirinya akan naikan harga CPO di pasar," jelasnya, Selasa (28/8).


Walau prospektif, namun Investor Relations SGRO, Michael Kesuma mengatakan, pihaknya belum berencana untuk membangun pabrik biodiesel. "Saat ini kami belum ada rencana bangun pabrik khusus biodiesel. Kami masih fokus ke pengembangan land bank kami yang kapasitasnya cukup besar sebesar 30 ribu hektare," jelasnya.

Michael juga bilang dalam beberapa tahun ke depan pihaknya akan fokus untuk tingkatkan kualitas produk kelapa sawit dan melakukan efisiensi di bagian operasional. "Kami juga akan naikkan produktivitas tanaman dan manajemen keuangan sehingga profitabilitasnya menjadi baik lagi," tambahnya.

Michael juga mengungkapkan bahwa kinerja SGRO hingga Juni 2018 masih kurang bagus karena dipengaruhi oleh penurunan harga komoditas. Tapi, ia optimis dengan kinerja semester II-2018 ini sebab ada peningkatan volume produksi.

"Karena pabrik kelapa sawit yang berlokasi di Ketapang, Kalimantan Barat telah beroperasi sejak Juli kemarin dan struktur biaya yang lebih ramping," kata Michael. 

Semester II-2018 akan jadi puncak kenaikan volume produksi sawit SGRO yakni hingga 40% dibanding semester I 2018. "Target produksi inti sawit diharapkan naik 20% hingga 25%. Sedangkan produksi minyak sawit diharapkan mencapai 370.000 ton," ujar Michael. 


Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi
Editor: Yoyok

EMITEN

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0585 || diagnostic_web = 0.3053

Close [X]
×