kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Sahamnya dikaitkan dengan Jiwasraya dan Asabri, ini kata manajemen PP Properti (PPRO)


Senin, 20 Januari 2020 / 17:50 WIB
ILUSTRASI. Direktur Keuangan PP Properti: Direktur Keuangan PP Properti, Indaryanto. KONTAN/Baihaki/8/2/2019


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Herlina Kartika Dewi

"Tugas kita adalah bagaimana memberikan keuntungan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen. Masalah saham dan sebagainya, pasar yang berbicara," ujar Indaryanto.

Lebih lanjut, dia menilai harga saham PPRO saat ini yang hampir menyentuh gocap dinilai masih bagus. Pasalnya, PPRO pernah melakukan stock split dengan rasio 1:4. Artinya dengan harga saat ini, setara dengan harga Rp 224 sebelum stock split. "Kalau pun nanti Rp 55 masih oke, karena di atas Rp 185," imbuh dia. 

Baca Juga: Asabri koleksi 13 saham emiten ini, ada yang minus 95% hingga saham gocap

Meski mengaku harga saham masih baik, manajemen tetap menyiapkan strategi untuk meningkatkan harga saham. Lagi pula, kata Indaryanto, perusahaan masih memiliki banyak proyek dan landbank yang menandakan bisnis PPRI masih terus berjalan.  

"Kita akan consider, ada pemikiran untuk buyback tadi. Kita akan bicara dengan pemegang saham. Mumpung saham lagi turun," ujar dia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×