kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Diburu Investor Ritel, Kuota ORI030 Ditambah Jadi Rp 30 Triliun


Jumat, 17 Juli 2026 / 20:25 WIB
Diburu Investor Ritel, Kuota ORI030 Ditambah Jadi Rp 30 Triliun
ILUSTRASI. Logo Obligasi Negara Ritel (ORI) (Dok/Kemenkeu)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penawaran Surat Berharga Negara (SBN) ritel jenis Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI030 mendapat respons positif dari investor. Tak heran, pemerintah menambah kuota ORI030.

Diketahui, target kuota awal penerbitan SBN ritel ORI030 adalah sebesar Rp 20 triliun. 

Melansir data salah satu mitra distribusi ORI030, yakni PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit), menunjukkan total kuota ORI030 telah ditambah dua kali untuk mengakomodasi tingginya minat investor.

Baca Juga: Minat Investor Tinggi, ORI030 Raup Rp 21,9 Triliun dalam Sebelas Hari

Kuota yang semula sebesar Rp 20 triliun meningkat menjadi Rp 25 triliun pada Kamis (16/7), kemudian kembali ditambah menjadi Rp 30 triliun pada Jumat (17/7/2026).

Kuota tersebut terdiri atas ORI030T3 sebesar Rp 25 triliun dan ORI030T6 sebesar Rp 5 triliun. Meski total kuota telah ditambah Rp 10 triliun dari target kuota awal, laju pemesanan tetap tinggi.

Data Bibit per 17 Juli 2026 pukul 19.30 WIB menjabarkan, ORI030-T3 (tenor 3 tahun) menyisakan kuota 10,2% atau sekitar Rp 2,557 triliun dari total kuota Rp 25 triliun.

Sementara itu, ORI030-T6 (tenor 6 tahun) menyisakan kuota 26,3% atau sekitar Rp 1,315 triliun dari total kuota Rp 5 triliun.

Dengan demikian, total kuota ORI030 yang masih tersisa mencapai sekitar Rp 3,872 triliun. Artinya, pemesanan ORI030 telah mencapai sekitar Rp 26,13 triliun atau 87,1% dari total kuota nasional sebesar Rp 30 triliun.

Baca Juga: Permintaan Membludak, Penjualan ORI030 Tembus Rp 20,15 Triliun dalam Sepuluh Hari

Merespons antusiasme investor tersebut, Plt Direktur Surat Utang Negara (SUN), Novi Puspita Wardani, mengatakan pemerintah mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap ORI030. 

Menurutnya, tingginya minat tersebut mencerminkan kepercayaan investor ritel terhadap instrumen SBN ritel sekaligus terhadap perekonomian Indonesia. 

Ada pun masa penawaran ORI030 berlangsung pada tanggal 6 Juli hingga 30 Juli 2026. Novi mengatakan, pemerintah memiliki fleksibilitas dalam menentukan besaran penerbitan SBN ritel.

“Selama masa penawaran, pemerintah dapat melakukan penyesuaian kuota dengan mempertimbangkan perkembangan permintaan dari investor ritel,” ujar Novi saat dihubungi Kontan, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga: ORI030 Ditawarkan Mulai Hari Ini (6/7): Kupon 7% Siap Cair, Ini Cara Pemesanannya

Namun, Novi menekankan, keputusan penyesuaian kuota tetap mempertimbangkan sisa kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir tahun, serta mempertimbangkan kondisi pasar keuangan guna mendapatkan biaya utang yang lebih efisien.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×