kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Saham DNET melambung, ini penjelasan teknikalnya


Rabu, 19 Juni 2013 / 09:54 WIB
Bobobox mulai menyedian tempat penginapan yang sudah bersertifikat CHSE.


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham PT Dyviacom Intrabumi Tbk (DNET) melaju pasti di zona hijau pagi ini (19/6). Data RTI menunjukkan, pada pukul 09.47 WIB, saham DNET melambung 5,49% menjadi Rp 960.

Data Bloomberg menunjukkan, tiga sekuritas yang paling banyak memborong saham ini yaitu: Sucorinvest Central Gani senilai Rp 4,354 miliar, RHB OSK Securities Indonesia senilai Rp 2,102 miliar, dan CLSA Indonesia senilai Rp 1,212 miliar.

Analis PT Indo Premier Securities, Muhammad Wafi, merekomendasikan buy untuk saham ini. Dalam penjelasannya, kemarin (18/6), harga saham DNET menembus resisten EMA5 di level 860 dengan volume yang sangat besar.

"Peluang kenaikan harga saham ini secara teknikal masih terbuka lebar dengan target terdekat Rp 1.000 kemudian Rp 1.180," urainya.

Dia juga menjelaskan, level support saham DNET saat ini berada di posisi 890. Wafi menyarankan agar investor melakukan cut loss jika break dan closing di bawah level 870.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×