kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Menakar Prospek Telkom (TLKM) di Bawah Nakhoda Baru


Rabu, 30 September 2026 / 20:05 WIB
Diperbarui Rabu, 30 September 2026 / 20:34 WIB
Menakar Prospek Telkom (TLKM) di Bawah Nakhoda Baru
ILUSTRASI. Lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada Rabu (30/9/2026), TLKM resmi mengangkat Nanang Hendarno sebagai direktur utama. ? (Dok/TLKM)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menyambut nakhoda baru. Lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada Rabu (30/9/2026), TLKM resmi mengangkat Nanang Hendarno sebagai direktur utama. 

Nanang menggantikan Dian Siswarini. Adapun Dian resmi diangkat menjadi direktur utama perusahaan telekomunikasi pelat merah ini sejak dalam RUPS Tahunan pada 27 Mei 2025.

RUPSLB juga mengangkat Kharim I. G. Siregar untuk menempati posisi direktur IT digital dan Radita Al Putra untuk mengemban tugas di jabatan direktur wholesale & international service. 

Selain mengotak-atik jajaran direksi, RUPSLB juga menyetujui rencana pemisahan segmen usaha alias spin off wholesale fiber connectivity Tahap dua kepada PT Telkom Infrastruktur Indonesia atau Infranexia. 

Baca Juga: Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, US$ 86 Per Bare Jadi Level Support Berikutnya

Direktur Utama Telkom Indonesia Nanang Hendarno menyampaikan jajaran direksi akan fokus mengimplementasikan program TLKM 30. Bahkan, akan mempercepat penyelesaiannya. 

“Kami akan mempercepat program TLKM 30, terutama yang paling penting sesuai dengan instruksi Danantara mempercepat streamlining yang diharapkan selesai tahun ini dan berlanjut tahun depan,” katanya dalam konferensi pers, Rabu (30/9/2026). 

Dari sisi jaringan atau network, Nanang bilang pihaknya akan melakukan modernisasi Operation Support Systems (OSS) agar lebih lincah dan efisiensi sehingga bisa lebih baik lagi. 

“Ini perubahan fundamental dari infrastruktur Telkom karena mungkin dari sekian tahun yang lalu belum bisa memenuhi harapan dari konsumen untuk melakukan modernisasi semaksimal mungkin,” ucap dia.   

Seorang analis pasar modal yang tak ingin disebutkan namanya menilai pergantian direktur utama ini sebagai kemunduran dari sisi waktu dan eksekusi karena Telkom harus memulai dari awal dengan pemimpin yang berbeda. 

“Dian berasal dari sektor swasta, asumsinya beliau ditunjuk untuk mempercepat transformasi dan membawa pola pikir yang lebih komersial serta perspektif dari luar perusahaan,” katanya kepada Kontan, Rabu (30/9).

Menurutnya, pergantian Dian dalam waktu yang cukup cepat dengan sosok yang sudah lama berkarier di internal Telkom dapat menimbulkan pertanyaan mengenai apakah transformasi tersebut sulit dieksekusi atau menghadapi resistensi internal.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai pergantian pucuk pimpinan ini belum tentu dibaca sebagai sentimen negatif oleh investor dan pelaku pasar. 

Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah 0,83%, Cermati Proyeksi Analis untuk Perdagangan, Kamis (1/10)

“Tetapi dalam jangka pendek investor kemungkinan akan mencermati aspek keberlanjutan dan konsistensi eksekusi transformasi TLKM 30,” jelasnya saat dihubungi Kontan pada Rabu (30/9/2026).

Menurutnya, latar belakang Nanang sebagai orang internal TLKM justru dapat memberikan keuntungan dengan pemahaman yang mendalam terhadap struktur organisasi, jaringan, portofolio aset serta agenda transformasi. 

“Namun demikian, investor tentu akan melihat apakah pergantian kepemimpinan tersebut mengubah arah strategis Telkom atau hanya mengubah figur eksekutornya,” tutur Nafan. 

Seperti diketahui, perusahaan dengan logo jari lima ini tengah menggaungkan TLKM 30 dengan empat pilar utama, yaitu operational & service excellence, streamlining, unlocking value, serta modus-operandi shift.

Program bahkan menghasilkan perampingan terhadap 10 entitas anak usaha pada semester I-2026 dan diarahkan untuk mempercepat transisi Telkom dari operating holding menuju strategic holding dengan model HoldCo-OpCo.

Nafan bilang kuncinya sentimennya bukan semata-mata siapa yang mengisi kursi direktur utama, tetapi seberapa konsisten Nanang dapat melanjutkan peta jalan yang sudah berjalan. 

“Apabila terjadi perubahan signifikan terhadap prioritas investasi, struktur portofolio, atau timeline transformasi, pasar bisa membutuhkan waktu untuk menilai kembali arah strategis Telkom,” tuturnya. 

Dari fundamental, kata Nafan, risiko gangguan terhadap transformasi seharusnya relatif dapat dikelola, karena sejumlah program TLKM 30 sudah masuk tahap implementasi, bukan lagi sebatas perencanaan. 

Secara prospek, Senior Equity Research Analyst Phillip Sekuritas Indonesia Edo Ardiansyah menjelaskan InfraNexia akan menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru bagi TLKM. 

Menurutnya, penyelesaian InfraNexia Tahap 2 akan meningkatkan kepemilikan efektif Grup Telkom atas basis jaringan fiber menjadi sekitar 94%. Tahap pertama sebelumnya telah menghasilkan pendapatan Rp 7,7 triliun dengan margin EBITDA sebesar 49,4%

"InfraNexia Tahap 2 sebagai katalis utama untuk re-rating valuasi, dari multiple telekomunikasi tradisional 

menuju multiple yang lebih berbasis infrastruktur," tulis Edo dalam riset yang dirilis, Selasa (29/9). 

Di sisi lain, Edo menilai data center menjadi salah satu pendorong pertumbuhan utama TLKM ke depan. NeutraDC punya posisi untuk menangkap peningkatan permintaan terkait artificial intelligence (AI), cloud dan edge computing. 

Lebih lanjut, Phillip Sekuritas memberikan rekomendasi beli TLKM dengan target harga di Rp 3.500 per saham. Pada akhir perdagangan Rabu (30/9), TLKM parkir di level Rp 2.290 per saham.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×