kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Saham China terbang, yen ditinggalkan


Selasa, 19 Januari 2016 / 14:11 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

TOKYO. Nilai tukar yen melemah untuk hari kedua, Selasa (19/1), terimbas data ekonomi China yang lebih buruk ketimbang perkiraan pasar. 

Yen melemah di hadapan 16 mata uang utama sore ini. Turun 0,4%, yen tercatat 117,78 per dollar pada pukul 6:51 pagi waktu London. Kemarin, yen juga telah melemah 0,3%. 

Pemerintah China mengumumkan Produk Domestik Ekonomi di kuartal IV (Oktober-Desember) tumbuh 6,8%, lebih rendah ketimbang perkiraan pasar 6,9%. 

Secara keseluruhan, ekonomi China berekspansi 6,9% sepanjang tahun 2015, meleset dari target pemerintah 7%. 

Meski angka pertumbuhan ini masih jauh lebih kencang ketimbang negara lain, ini merupakan laju ekonomi China paling lambat sejak tahun 1990. 

Pelambatan ekonomi ini mencuatkan stimulus pemerintah China akan meningkatkan stimulus untuk mendorong ekonomi.

"China bisa muncul dengan rencana stimulus ekonomi. Karena itu, saham China justru menguat dan investor memilih menjual yen," kata Nagayuki Yamagishi, Analis Senior di Moneysquare Japan Inc.

Shanghai Composite Index menguat 3,2% menjadi 3.005,65 pada pukul 2:39 siang waktu setempat. Indeks China berpeluang menoreh penguatan terbesar dalam dua bulan terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×