kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Rupiah Tertekan dalam Sepekan, Intip Proyeksi Analis untuk Pekan Depan


Jumat, 25 Oktober 2024 / 17:09 WIB
Rupiah Tertekan dalam Sepekan, Intip Proyeksi Analis untuk Pekan Depan
ILUSTRASI. Petugas menunjukkan uang dolar AS dan rupiah di Ayu Masagung Money Changer, Jakarta, Jumat (18/10/2024).Pada Jumat (25/10) rupiah spot bertengger di Rp 15.647 per dolar Amerika Serikat (AS), turun 0,40%.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Noverius Laoli

Menurutnya, potensi perang di Timur Tengah bisa menimbulkan gejolak ekonomi seperti naiknya harga energi, memicu pelaku pasar mencari aman di aset safe haven seperti dolar AS.

"Lalu, kebijakan Presiden Trump dianggap bisa memicu perang dagang lagi seperti pemerintahannya dahulu sehingga ini juga bisa menimbulkan gejolak ekonomi global," terangnya.

Dari dalam negeri, Ariston menilai sebetulnya ada sentimen positif yang mendorong gerak rupiah, yakni dari susunan kabinet dengan muka lama, khususnya Menteri Keuangan. Hal itu mengindikasikan adanya keberlanjutan dan kestabilan kebijakan ekonomi.

Baca Juga: Sebelum Tukar Valas, Cermati Kurs Dollar-Rupiah di BCA Hari Ini Jumat (25/10)

"Namun memang, masih perlu dilihat kembali bagaimana kebijakan ekonomi pemerintahan baru ke depan, seperti dari sisi pembiayaan proyek-proyek ekonominya dan pengelolaan keuangannya," katanya.

Dus, ia menilai rupiah masih berpotensi lanjut melemah di awal pekan depan seiring sentimen global yang masih akan berlanjut. Ia memperkirakan rupiah akan bergerak di Rp 15.500 - Rp 15.700 per dolar AS.

Sementara Josua berpandangan positif dengan adanya rebound rupiah pada pekan depan. Dia memproyeksikan rupiah di Rp 15.550 - Rp 15.675 per dolar AS. "Rupiah ditopang oleh potensi penurunan data ADP Employment Change, serta penurunan PCE Price Index tahunan," tutup Josua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×