kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.528   -2,00   -0,01%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Rupiah Spot Ditutup Melemah ke Rp 16.856 Per Dolar AS Hari Ini, Baht Paling Lemah


Senin, 28 April 2025 / 15:08 WIB
Rupiah Spot Ditutup Melemah ke Rp 16.856 Per Dolar AS Hari Ini, Baht Paling Lemah
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,15% ke Rp 16.856 per dolar AS dan sejalan dengan sebagian mata uang di Asia


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot tak mampu keluar dari tekanan setelah ditutup melemah hingga akhir perdagangan hari ini. Senin (28/4), rupiah spot ditutup di level Rp 16.856 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah 0,15% dibanding penutupan Jumat (25/4) di Rp 16.830 per dolar AS. 

Hingga pukul 15.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,33%.

Selanjutnya, peso Filipina yang sudah ditutup ambles 0,31% dan yuan China koreksi 0,17%. Disusul, won Korea Selatan yang tertekan 0,15%.

Berikutnya, dolar Hongkong yang terlihat turun 0,003% terhadap the greenback.

Baca Juga: Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.837 Per Dolar AS Hari Ini 28 April 2025

Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah terkerek 0,35%.

Kemudian ada ringgit Malaysia yang terangkat 0,25% dan dolar Taiwan yang menanjak 0,17%. Diikuti, yen Jepang yang terapresiasi 0,007%.

Selanjutnya, dolar Singapura terlihat bergerak tipis pada perdagangan sore ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×