kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.774   78,50   1,38%
  • KOMPAS100 749   13,86   1,89%
  • LQ45 569   11,92   2,14%
  • ISSI 200   1,33   0,67%
  • IDX30 322   6,75   2,14%
  • IDXHIDIV20 397   7,89   2,03%
  • IDX80 85   1,63   1,95%
  • IDXV30 108   1,54   1,45%
  • IDXQ30 104   1,82   1,78%

Rupiah mengerek harga SUN


Senin, 21 Desember 2015 / 16:55 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kenaikan harga Surat Utang Negara (SUN) akhir pekan lalu disebabkan oleh penguatan mata uang Garuda.

Pada Jumat (18/12), rata-rata harga obligasi pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price naik 0,3% ketimbang hari sebelumnya menjadi 105,2.

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra berpendapat, peningkatan harga SUN di pasar sekunder pada perdagangan akhir pekan lalu didorong oleh penguatan rupiah di hadapan dollar Amerika Serikat (AS).

Di pasar Spot, Jumat (18/12) nilai tukar rupiah menguat 0,65% dibandingkan hari sebelumnya ke level Rp 13.917 per dollar AS.

"Adapun imbal hasil SUN seri acuan bertenor 10 tahun mengalami penurunan sebesar 2,06 bps pada level 8,67%," imbuhnya.

Sekadar informasi, jika harga SUN naik, yieldnya bakal menyusut. Sebaliknya, ketika harga SUN terkoreksi, yieldnya akan terangkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×