kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Kenaikan suku bunga The Fed dorong harga SUN


Jumat, 18 Desember 2015 / 13:51 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Akhirnya Bank Sentral Amerika Serikat (AS) alias The Fed mewujudkan rencana kenaikan suku bunga acuan. Hilangnya ketidakjelasan yang selama ini mendera pasar domestik menyokong harga Surat Utang Negara (SUN) di pasar sekunder.

Pada Kamis (17/12), rata-rata harga obligasi pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price naik 0,88% ketimbang hari sebelumnya menjadi 104,89.

Analis Fixed Income MNC Securitites I Made Adi Saputra menjelaskan, kenaikan harga SUN dipicu adanya kejelasan dari aksi The Fed yang mengerek suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 0,25% - 0,5%. Pengetatan kebijakan moneter tersebut merupakan tindakan pertama sejak krisis keuangan tahun 2008. Selama ini, ketidakpastian rencana The Fed memang kerap menyeret pasar SUN domestik.

"Keputusan tersebut memberikan kejelasan kepada pelaku pasar mengenai rencana normalisasi kebijakan Bank Sentral Amerika yang telah diwacanakan sejak akhir tahun 2014 setelah berakhirnya kebijakan Quantitative Easing (QE)," paparnya.

Made menuturkan, kenaikan harga SUN di pasar sekunder pada perdagangan Kamis (17/12) diiringi dengan pertumbuhan volume perdagangan yang tercatat Rp 8,76 triliun dari 33 seri SUN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×