kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kenaikan suku bunga The Fed dorong harga SUN


Jumat, 18 Desember 2015 / 13:51 WIB
Kenaikan suku bunga The Fed dorong harga SUN


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Akhirnya Bank Sentral Amerika Serikat (AS) alias The Fed mewujudkan rencana kenaikan suku bunga acuan. Hilangnya ketidakjelasan yang selama ini mendera pasar domestik menyokong harga Surat Utang Negara (SUN) di pasar sekunder.

Pada Kamis (17/12), rata-rata harga obligasi pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price naik 0,88% ketimbang hari sebelumnya menjadi 104,89.

Analis Fixed Income MNC Securitites I Made Adi Saputra menjelaskan, kenaikan harga SUN dipicu adanya kejelasan dari aksi The Fed yang mengerek suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 0,25% - 0,5%. Pengetatan kebijakan moneter tersebut merupakan tindakan pertama sejak krisis keuangan tahun 2008. Selama ini, ketidakpastian rencana The Fed memang kerap menyeret pasar SUN domestik.

"Keputusan tersebut memberikan kejelasan kepada pelaku pasar mengenai rencana normalisasi kebijakan Bank Sentral Amerika yang telah diwacanakan sejak akhir tahun 2014 setelah berakhirnya kebijakan Quantitative Easing (QE)," paparnya.

Made menuturkan, kenaikan harga SUN di pasar sekunder pada perdagangan Kamis (17/12) diiringi dengan pertumbuhan volume perdagangan yang tercatat Rp 8,76 triliun dari 33 seri SUN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×