kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Rupiah menanti rilis paket kebijakan ekonomi


Selasa, 08 September 2015 / 19:08 WIB
Rupiah menanti rilis paket kebijakan ekonomi


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terus berlanjut. Di pasar spot, Selasa (8/9) nilai tukar rupiah turun 0,1% menjadi Rp 14.280 per dollar AS. Sedangkan di kurs tengah Bank Indonesia (BI) nilai tukar rupiah melemah 0,36% di Rp 14.285 per dollar AS.

Trian Fathria, Research and Analyst Divisi Treasury PT Bank Negara Indonesia Tbk mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dipengaruhi oleh sentimen internal dan eksternal.

Dari dalam negeri Trian menilai turunnya cadangan devisa negara menjadi US$ 105 miliar dari sebelumnya US$ 107 miliar memberi sentimen negatif terhadap pergerakan nilai tukar rupiah. Di samping itu, pasar khawatir atas membengkaknya utang luar negeri Indonesia.

Per triwulan II 2015 utang luar negeri Indonesia sebesar US$ 304,29 miliar atau jauh di atas cadangan devisa. "Sementara dari eksternal masih dibayangi aksi wait and see menjelang FOMC meeting pekan depan," ujar Trian.

Trian berharap pengumuman stimulus ekonomi pemerintah dapat memberi sentimen positif terhadap rupiah. Trian mengatakan, pemerintah akan mengumumkan program stimulus ekonomi pada pada Rabu (9/9).

Di samping itu, rupiah menurut Trian berpotensi menguat setelah data neraca perdagangan China mengalami kenaikan, mengingat China merupakan mitra dagang utama Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×