kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Rupiah masih melemah 0,14% ke Rp 14.017 per dolar AS


Jumat, 08 November 2019 / 15:29 WIB
ILUSTRASI. Teller Bank Mandiri menunjukkan uang pecahan Dolar AS dan Rupiah di Bank Mandiri KCP Jakarta DPR, Senin (7/1/2019).


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih melemah di hadapan dolar Amerika Serikat (AS), Jumat (8/11) menjelang penutupan. Mengutip Bloomberg pukul 15.26 WIB, rupiah di level Rp 14.017 per dolar AS atau melemah 0,14% dari sesi sebelumnya. Sedangkan kurs rupiah di JISDOR menguat 0,14% di level Rp 14.020 per dolar AS.

Kemarin, Kamis (7/11) kurs rupiah di pasar spot naik 0,18% jadi Rp 13.998 per dolar AS. Namun, kurs tengah rupiah di Bank Indonesia (BI) melemah 0,34% ke Rp 14.040 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah dibuka melemah ke Rp 14.018 per dolar AS, Jumat (8/11)

Analis Monex Investindo Futures Andian Wijaya mengatakan, rilis cadangan devisa Indonesia Oktober yang naik US$ 2,4 miliar menjadi US$ 126,7 miliar berhasil menopang mata uang garuda.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri menyebut, negosiasi dagang antara China dan AS juga akan jadi angin segar bagi mata uang emerging market hari ini. "Sentimen ini masih menjadi penggerak," kata Reny.

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Masih Tertekan Arus Keluar Dana Asing

AS dan China sepakat mencabut pengenaan tarif masuk. Reny memperkirakan, rupiah hari ini bergerak antara Rp 13.850-Rp 14.050 per dolar AS.

Sedang Andian menghitung, rupiah bergerak dalam rentang Rp 13.930-Rp 14.050 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×