kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Rupiah hari ini melemah tipis 0,02% pada pukul 11.20 WIB


Selasa, 10 September 2019 / 11:31 WIB
Rupiah hari ini melemah tipis 0,02% pada pukul 11.20 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Adrianus Octaviano, Dimas Andi, Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah hari ini melepas tipis di pasar spot pada Selasa (10/9) pukul 11.20 WIB. Mengutip Bloomberg, rupiah melemah 0,02% ke level Rp 14.037 per dolar AS.

Sementara pada penutupan perdagangan kemarin, rupiah parkir di level Rp 14.035 per dolar AS.

Sejumlah mata uang Asia lain juga bernasib sama dengan rupiah. Sebut saja yen Jepang, dolar Hong Kong, peso Filipina, dan bath Thailand.

Baca Juga: Strategi berbuah manis, nilai cadangan emas Rusia saat ini melampaui US$ 100 miliar

Sementara won Korea, dolar Taiwan, dan ringgit Malaysia terpantau menguat di hadapan USD.

Rupiah hari ini sendiri diprediksi masih bisa melanjutkan penguatan sejak beberapa hari terakhir. Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, rupiah mendapat angin segar semenjak AS dan China sepakat mengadakan pertemuan tingkat tinggi Oktober mendatang. 

Sampai saat itu, kedua negara juga sepakat tidak akan saling melontarkan ancaman kenaikan tarif impor. "Setidaknya, sepanjang September ini isu perang dagang dapat mereda," ujar Reny, kemarin.

Baca Juga: Kurs Jisdor, rupiah hari ini bertengger di level Rp 14.031 per dolar AS

Analis Monex Investindo Futures Faisyal memprediksi, kurs rupiah masih bisa menguat terbatas hari ini. Namun rupiah sulit naik tajam lantaran sentimen minim.

Rupiah masih bisa menguat ditopang sentimen rilis data ketenagakerjaan AS yang lesu. Ini bisa mempengaruhi kebijakan moneter The Fed.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×