kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.741   18,00   0,10%
  • IDX 6.406   -95,98   -1,48%
  • KOMPAS100 833   -14,48   -1,71%
  • LQ45 633   -9,40   -1,46%
  • ISSI 225   -3,43   -1,50%
  • IDX30 354   -4,60   -1,28%
  • IDXHIDIV20 432   -4,21   -0,97%
  • IDX80 95   -1,63   -1,69%
  • IDXV30 120   -1,45   -1,19%
  • IDXQ30 113   -1,10   -0,97%

Rumor Akuisisi BYAN oleh Haji Isam Menguat, Ini yang Perlu Diketahui Investor?


Rabu, 26 Agustus 2026 / 17:48 WIB
Rumor Akuisisi BYAN oleh Haji Isam Menguat, Ini yang Perlu Diketahui Investor?
ILUSTRASI. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) (Dok/BYAN)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Rumor Haji Isam bakal mencaplok saham mayoritas PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kembali menjadi sorotan pasar. Pasalnya, aksi korporasi ini bakal memperluas jaringan bisnis pria yang bernama Andi Syamsuddin Arsyad itu di sektor batubara.

Berdasarkan laporan Bloomberg pada Rabu (26/8/2026), Low Tuck Kwong dikabarkan tengah menjajaki penjualan saham mayoritas Bayan kepada konsorsium tersebut, meski pembicaraan masih berlangsung dan belum ada kepastian transaksi akan terealisasi. 

Low Tuck Kwong saat ini menguasai sekitar 40% saham BYAN, sedangkan sekitar 22% lainnya dimiliki putrinya. Sumber Bloomberg yang tak disebutkan namanya juga menyebut terdapat pihak lain yang menyatakan minat.

Baca Juga: Ada Rumor Akuisisi Oleh Haji Isam, Begini Respons Bayan Resources (BYAN)

Adapun harga transaksi disebut berpotensi menggunakan diskon terhadap harga pasar, dengan salah satu pertimbangannya adalah terbatasnya jumlah saham BYAN yang beredar kepada publik atau free float.

Manajemen BYAN sebelumnya menyatakan tidak mengetahui adanya rencana akuisisi. Namun, pemegang saham pengendali disebut dapat mempertimbangkan berbagai peluang untuk memaksimalkan investasi mereka di Bayan dari waktu ke waktu.

“Namun pemegang saham pengendali BYAN telah menyampaikan kepada kami bahwa dari waktu ke waktu, sebagai investor mereka dapat saja mempertimbangkan berbagai kesempatan dan peluang untuk memaksimalkan investasi,” tulis manajemen BYAN dalam keterbukaan informasi, Selasa (18/8/2026 ). 

Pengamat Pasar Modal Hendra Wardana menyebut rumor tersebut tidak hanya mengangkat BYAN, tetapi turut mengerek perhatian terhadap jaringan emiten yang dikaitkan dengan ekosistem bisnis Haji Isam.

 

Dia bilang  pergerakan saham kelompok tersebut menunjukkan pasar merespons ekspektasi terhadap ekspansi bisnis Haji Isam, meski fundamental masing-masing emiten memiliki karakter dan katalis yang berbeda.

Baca Juga: Bayan Resources (BYAN) Buka Suara Soal Rumor Akuisisi oleh Haji Isam

Pada penutupan Rabu (26/8), PACK naik 9,91% menjadi Rp 466, PGUN turun 0,50% menjadi Rp 9.950 per saham pada perdagangan yang sama. JARR menguat 2,23% ke Rp 3.210 per saham. Sebaliknya, TEBE turun 2,29% menjadi Rp 1 .705 dan FAST melemah 1,30% menjadi Rp 456.

BYAN sendiri ditutup menguat 1,49% menjadi Rp 15.325 per saham. Hendra bilang pergerakan tersebut menunjukkan sentimen akuisisi masih menjadi perhatian, tetapi belum membuat seluruh saham terkait bergerak seragam.

Menurutnya, jika akuisisi benar terealisasi, signifikansinya bukan sekadar perubahan kepemilikan BYAN, melainkan potensi memperluas jaringan bisnis Haji Isam melalui aset batubara berskala besar.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×