kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.771   -59,00   -0,35%
  • IDX 8.058   135,70   1,71%
  • KOMPAS100 1.126   18,24   1,65%
  • LQ45 816   9,88   1,23%
  • ISSI 287   8,16   2,93%
  • IDX30 427   6,11   1,45%
  • IDXHIDIV20 512   6,47   1,28%
  • IDX80 125   2,01   1,63%
  • IDXV30 140   4,30   3,17%
  • IDXQ30 138   1,23   0,90%

RMK Energy (RMKE) Catat Volume 1,5 Juta Ton di Januari, Catat Katalis Kinerjanya


Selasa, 03 Februari 2026 / 13:39 WIB
RMK Energy (RMKE) Catat Volume 1,5 Juta Ton di Januari, Catat Katalis Kinerjanya
ILUSTRASI. PT RMK Energy Tbk (RMKE) (Dok/RMKE)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT RMK Energy Tbk (RMKE) mencatat kinerja operasional yang solid sejak kuartal III-2025 hingga awal 2026. Performa ini ditopang optimalisasi fasilitas jalan angkut atau hauling road yang mulai beroperasi penuh.

Berdasarkan laporan operasional Januari 2026, RMKE membukukan tambahan volume jasa sebesar 1,5 juta ton. Tambahan tersebut berasal dari operasional hauling road baru yang memperkuat konektivitas tambang.

Volume baru tersebut berasal dari kerja sama dengan tiga klien baru di Muara Enim, Sumatera Selatan. Ketiganya adalah PT Wiraduta Sejahtera Langgeng, PT Duta Bara Utama, dan PT Menambang Muara Enim.

Baca Juga: IHSG Bangkit, Ini Aset Investasi Rekomendasi dari BRI Danareksa

Adapun tambahan volume tersebut menjadi katalis pemulihan kinerja sejak kuartal III-2025. Tekanan kinerja pada semester pertama 2025 berhasil diimbangi oleh peningkatan volume jasa.

Secara kumulatif, volume jasa angkutan batu bara RMKE sepanjang 2025 terjaga di kisaran 8 juta ton. Kinerja ini menjadi landasan pertumbuhan volume jasa pada awal 2026.

Direktur Utama RMK Energy Vincent Saputra mengatakan dari sisi penjualan batu bara, kinerja juga menunjukkan tren penguatan sejak paruh kedua 2025. Momentum tersebut berlanjut hingga awal 2026 seiring perbaikan harga jual.

Sepanjang 2025, volume penjualan batu bara RMKE tercatat 2,3 juta ton. Mayoritas pasokan berasal dari tambang pihak ketiga yang telah terhubung dengan hauling road.

“Pada kuartal IV-2025, volume penjualan melonjak menjadi 1,3 juta ton atau tumbuh 34,5% secara tahunan. Ini mencerminkan awal tren positif yang berkelanjutan,” tulisnya dalam keterangan resmi, Selasa (3/2). 

Vincent menilai opsi pembelian batu bara di mulut tambang menjadi keunggulan utama. Konektivitas hauling road membuka peluang peningkatan volume penjualan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Impor India Melonjak, Kenapa Harga CPO Malah Turun?

“Kami juga optimistis pada 2026 volume penjualan akan meningkat seiring opsi pembelian batu bara di mulut tambang yang telah terhubung dengan hauling road,” kata dia. 

Untuk 2026, RMKE menargetkan konektivitas hauling road ke 19 tambang potensial. Tiga tambang telah terealisasi pada 2025 dan menjadi basis ekspansi lanjutan.

RMKE membidik penambahan empat–lima klien baru sepanjang 2026 dengan target volume jasa transportasi mencapai 12 juta ton. Penjualan batubara dipatok sebesar 3,6 juta ton.

Terbaru, RMKE mengumumkan akan melakukan pembelian kembali alias buyback saham dengan anggaran Rp 200 miliar. Aksi korporasi ini mulai sejak 2 Februari sampai dengan 2 Mei 2026. 

Selanjutnya: DEN Ungkap Tiga Momok yang Menghantui Pengusaha di 2026

Menarik Dibaca: Bunga Kompetitif, ORI029 Alternatif Diversifikasi di tengah Volatilitas Pasar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×