kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.765   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.090   167,33   2,11%
  • KOMPAS100 1.132   23,95   2,16%
  • LQ45 820   13,33   1,65%
  • ISSI 288   9,46   3,40%
  • IDX30 428   6,84   1,63%
  • IDXHIDIV20 513   7,59   1,50%
  • IDX80 126   2,53   2,05%
  • IDXV30 140   4,80   3,55%
  • IDXQ30 139   1,54   1,12%

IHSG Mampu Rebound, Sektor Saham Ini Bisa Opsi Bagi Investor


Selasa, 03 Februari 2026 / 14:12 WIB
IHSG Mampu Rebound, Sektor Saham Ini Bisa Opsi Bagi Investor
ILUSTRASI. IHSG ditutup menguat (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN). IHSG berbalik menguat signifikan, namun tak semua saham aman. Harry Su beberkan sektor yang paling berpotensi untung. Simak rekomendasi lengkapnya!


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu berbalik menguat 1,85% ke level 8.069,69 pada perdagangan intraday Selasa (3/2/2026) siang. Sebelumnya, IHSG sempat anjlok ke level 7.732,26 ketika awal perdagangan hari ini.

Managing Director Research dan Digital Production Samuel Sekuritas Indonesia, Harry Su mengatakan, rebound yang dialami IHSG lebih disebabkan oleh faktor teknikal setelah terjadi aksi panik jual, kondisi jenuh jual (oversold) yang memicu borong saham dengan harga diskon pada saham berkapitalisasi besar, hingga komunikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Danantara dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mampu meredakan ketidakpastian pasar saham dalam jangka pendek.

"Namun, penguatan ini masih bersifat relief rally, belum perubahan fundamental penuh," ujar dia, Selasa (3/2/2026). 

Baca Juga: IHSG Bangkit, Ini Aset Investasi Rekomendasi dari BRI Danareksa

Menurut Harry, sentimen yang memperkuat posisi IHSG kali ini cenderung bersifat jangka pendek. Saat ini, para investor masih berkutat pada isu kepercayaan dan tata kelola bursa yang bisa menahan risk appetite dalam jangka menengah atau sekitar satu sampai tiga bulan sampai ada bukti kebijakan perbaikan pasar yang konkret.

Dari situ, dia menyarankan agar investor bersikap lebih defensif dan selektif dengan fokus pada saham likuid berfundamental kuat. Investor juga sebaiknya masuk ke saham-saham tersebut secara bertahap dan tetap mengutamakan disiplin risiko. 

Baca Juga: IHSG Masih Berpotensi Tertekan pada Selasa (3/2), Cek Rekomendasi Saham Berikut

"Sektor yang relatif aman adalah bank besar, telekomunikasi, dan consumer staples. Sedangkan saham small caps dan saham tematik berlikuiditas tipis cenderung lebih berisiko," imbuh dia.

Lantas, Harry memperkirakan IHSG akan berkonsolidasi di kisaran level 8.000 sampai akhir Februari nanti.

Selanjutnya: Bitcoin Berpotensi Turun ke US$56.000, Galaxy: Katalis Penguatan Masih Minim

Menarik Dibaca: Smartphone Baru yang Rilis pada Februari 2026: Jangan Salah Pilih, Cek Bocorannya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×