kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Restrukturisasi utang, BTEL tawarkan obligasi


Kamis, 22 Desember 2016 / 08:28 WIB


Reporter: Hasyim Ashari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus berusaha memperbaiki kinerja keuangannya. Perusahaan halo-halo ini telah merumahkan sejumlah karyawan. BTEL juga tengah menjajaki proses restrukturisasi utang.

Emiten telekomunikasi ini berencana menerbitkan Obligasi Wajib Konversi (OWK). "Sekarang masih dalam proses dan sedang diinfokan ke kreditur, kalau mereka mau akan kami lakukan," ujar Andi Pravida Saliman, Direktur BTEL di Jakarta, Rabu (21/12).

Per September lalu, BTEL memiliki total liabilitas Rp 15,04 triliun. Sementara, total aset emiten ini cuma Rp 1,77 triliun.

BTEL juga berniat mengganti model bisnis. Perseroan ini akan menjajal bisnis mobile virtual network operator (MVNO). Dengan konsep ini, BTEL tak perlu membangun atau memiliki jaringan telekomunikasi sendiri, tapi bisa bekerjasama dengan pemilik jaringan.

"Sehingga tidak perlu mengeluarkan belanja modal yang terlalu besar," kata Andi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×