kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

IHSG Berpeluang Menguat Lagi pada Rabu (17/12), Ini Saham Pilihan Analis


Selasa, 16 Desember 2025 / 17:26 WIB
IHSG Berpeluang Menguat Lagi pada Rabu (17/12), Ini Saham Pilihan Analis
ILUSTRASI. ihsh,melemah (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (16/12/2025). IHSG naik 0,43% ke level 8.686,47, meskipun pergerakan indeks sepanjang hari cenderung volatil dengan penguatan yang relatif terbatas.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai pergerakan IHSG masih dibayangi tekanan dari sejumlah faktor eksternal dan domestik. Tekanan datang dari kinerja saham perbankan yang cenderung melemah, seiring dengan mayoritas bursa global dan Asia yang bergerak terbatas. Di sisi lain, nilai tukar rupiah juga tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: IHSG Menguat 0,43% ke 8.686 pada Selasa (16/12), EMTK, DSSA, UNVR Top Gainers LQ45

Untuk perdagangan Rabu (17/12/2025), Herditya memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan secara terbatas. Ia memproyeksikan IHSG bergerak dengan level support di 8.664 dan resistance di 8.697. “Pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh dinamika harga komoditas global, khususnya emas dan minyak dunia,” kata Herditya kepada Kontan, Selasa (16/12/2025).

Menurut Herditya, harga emas dan minyak dunia berpotensi mengalami tekanan seiring munculnya titik terang perdamaian Ukraina. Selain itu, pelaku pasar juga akan mencermati rilis data ketenagakerjaan AS atau Non-Farm Payroll (NFP) serta perkembangan data inflasi AS ke depan, yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter global.

Dari sisi saham, Herditya merekomendasikan investor mencermati beberapa saham pilihan, antara lain PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dengan target harga di kisaran Rp1.855-Rp1.960, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) di rentang Rp2.380-Rp2.450, serta PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dengan target harga Rp2.870-Rp2.970.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×