Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah turun ke kisaran US$ 102 per barel pada hari Kamis (29/10), memangkas kenaikan dari sehari sebelumnya seiring dengan penilaian para investor terhadap upaya diplomatik baru untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dalam konflik di Timur Tengah.
Seperti dikutip Tradingeconomics, Kamis (29/10), beberapa laporan menyebutkan bahwa Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance telah menghubungi pejabat keamanan nasional Iran, Mohsen Rezaei. Sementara Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa negosiasi sedang berlangsung melalui pihak penengah, meskipun ia mengakui adanya ketidakpastian mengenai hasilnya.
Baca Juga: Harga Minyak WTI Tembus US$ 101,6 per Barel, Ini Pendorongnya
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, juga menegaskan kembali bahwa Teheran tetap terbuka terhadap solusi diplomatik.
Meski sempat terkoreksi, harga minyak mentah WTI telah mencatat kenaikan lebih dari 14% bulan ini, didorong oleh meningkatnya bentrokan yang melibatkan Arab Saudi dan pasukan Houthi yang didukung Iran, serta ancaman yang terus berlanjut terhadap pelayaran melalui Selat Hormuz.
Namun, arus pasokan energi dari kawasan tersebut kini telah pulih ke tingkat yang mendekati kondisi sebelum perang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














