kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Reksadana Terproteksi MMI Laris Manis


Senin, 24 November 2008 / 07:54 WIB


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Laris manis. Masa penawaran reksadana terproteksi besutan Mandiri Manajemen Investasi (MMI) yang bernama Mandiri Capital Protected Income Fund IX (MCPIF IX) usai pada akhir pekan lalu (21/11). Hasilnya, The Hongkong and Shanghai Banking Corporation (HSBC) yang ditunjuk sebagai agen penjual tunggal mampu menghimpun dana kelolaan sebesar Rp 210 miliar.

Direktur Mandiri Manajemen Investasi, Andreas M Gunawidjaja menyebut angka ini sungguh diluar dugaan. "Dengan target return 11,75% per tahun, masyarakat banyak yang memburunya," ujar Andreas, saat dihubungi KONTAN, Minggu (23/11).

Ini menandakan minat masyarakat terhadap produk reksadana, khususnya masih cukup tinggi. Padahal, pada awalnya MMI hanya menargetkan dana kelolaan MCPIF IX, hanya sebesar Rp 75 miliar. Hasil ini menambah kepercayaan MMI untuk segera menerbitkan dua produk terproteksi kembali.

"Saat ini tengah menanti izin efektif Bapepam-LK," ujar Andreas. Kedua produk itu bertajuk Mandiri Dana Proteksi Berkala I dan Mandiri Dana Proteksi Berkala II. Andreas menargetkan bulan Desember 2008 mendatang, kedua produk tersebut sudah bisa ditawarkan kepada publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×