kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.927   18,00   0,10%
  • IDX 5.943   17,05   0,29%
  • KOMPAS100 770   4,91   0,64%
  • LQ45 595   5,40   0,92%
  • ISSI 205   -0,19   -0,09%
  • IDX30 331   2,96   0,90%
  • IDXHIDIV20 424   2,54   0,60%
  • IDX80 88   0,63   0,72%
  • IDXV30 116   0,69   0,59%
  • IDXQ30 108   0,68   0,63%

Reksadana Terproteksi MMI Laris Manis


Senin, 24 November 2008 / 07:54 WIB


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Laris manis. Masa penawaran reksadana terproteksi besutan Mandiri Manajemen Investasi (MMI) yang bernama Mandiri Capital Protected Income Fund IX (MCPIF IX) usai pada akhir pekan lalu (21/11). Hasilnya, The Hongkong and Shanghai Banking Corporation (HSBC) yang ditunjuk sebagai agen penjual tunggal mampu menghimpun dana kelolaan sebesar Rp 210 miliar.

Direktur Mandiri Manajemen Investasi, Andreas M Gunawidjaja menyebut angka ini sungguh diluar dugaan. "Dengan target return 11,75% per tahun, masyarakat banyak yang memburunya," ujar Andreas, saat dihubungi KONTAN, Minggu (23/11).

Ini menandakan minat masyarakat terhadap produk reksadana, khususnya masih cukup tinggi. Padahal, pada awalnya MMI hanya menargetkan dana kelolaan MCPIF IX, hanya sebesar Rp 75 miliar. Hasil ini menambah kepercayaan MMI untuk segera menerbitkan dua produk terproteksi kembali.

"Saat ini tengah menanti izin efektif Bapepam-LK," ujar Andreas. Kedua produk itu bertajuk Mandiri Dana Proteksi Berkala I dan Mandiri Dana Proteksi Berkala II. Andreas menargetkan bulan Desember 2008 mendatang, kedua produk tersebut sudah bisa ditawarkan kepada publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×