kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45881,45   -4,73   -0.53%
  • EMAS1.329.000 -0,67%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Reksadana Indeks Diproyeksi Masih Menarik Dikoleksi pada Tahun 2024


Rabu, 13 Maret 2024 / 15:29 WIB
Reksadana Indeks Diproyeksi Masih Menarik Dikoleksi pada Tahun 2024
ILUSTRASI. prospek reksadana indeks


Reporter: Nadya Zahira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prospek reksadana indeks diprediksi masih terus diminati dan menarik untuk dikoleksi hingga akhir tahun ini. 

Direktur BNP Paribas Asset Management Maya Kamdani mengatakan, hal tersebut salah satunya di dorong oleh banyaknya para investor ritel muda yang tertarik untuk berinvestasi di pasar modal.

Maya menyebutkan, berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Januari 2024  saja, investor ritel yang berusia 40 tahun ke bawah mencapai sekitar 80%. Dengan begitu, menurut dia, reksadana indeks merupakan jalan masuk yang sesuai untuk investor muda yang baru belajar dunia pasar modal.

"Pasalnya, keunggulan reksadana indeks yaitu, terletak pada transparansi isi konstituen indeks yang dapat mereka pantau kapan saja di website, dan solidnya fundamental Indonesia juga memegang peran penting dalam pertumbuhan reksadana indeks," kata Maya kepada Kontan.co.id, Rabu (13/3).

Baca Juga: Indeks Reksadana Campuran Catatkan Kinerja Positif di Februari 2024

Selain itu, Maya mengatakan bahwa kinerja reksadana indeks akan tetap positif pada tahun ini, mengingat volatilitas pasar dari pemilu sudah berkurang, outlook tingkat suku bunga juga akan turun, dan diprediksi adanya pertumbuhan ekonomi yang solid.

“Bahkan, pada tahun ini juga diperkirakan adanya fundamental yang kuat untuk kriteria pemilihan konstituen dari produk-produk indeks kami," kata dia.

Maya menyebutkan, kinerja reksadana indeks milik BNP Paribas Asset Management, sejauh ini masih cukup baik, di kisaran 6-8% secara year to date (YTD). 

Adapun BNP Paribas Asset Management, sejauh ini memiliki produk reksadana indeks yang cukup lengkap, mulai dari onshore hingga offshore, antara lain yaitu, BNP Paribas SRI Kehati dan BNP Paribas IDX30 Filantropi, yang keduanya menerapkan impact investing, di mana sebagian dari dana kelolaan dialokasikan sebagai dana sosial, sehingga membantu community development di bidang lingkungan dan sosial di seluruh Indonesia.

Selanjutnya, produk reksadana indeks yang dikelola yaitu, BNP Paribas IDX30 Growth dan BNP Paribas IDX30 Growth ETF.  Kedua produk ini cocok bagi investor yang ingin menangkap peluang pertumbuhan, namun tetap mendapatkan manfaat transparansi dan kemudahan monitoring konstituen yang dimiliki oleh reksadana indeks.

Tak hanya itu, BNP Paribas juga memiliki produk reksadana indeks DJIM Global Technology Titans 50 Syariah USD. 

Baca Juga: Intip Rekomendasi Saham Emiten EBT Pilihan Saat Pasar Melandai

"Reksadana kami yang ini, mereplikasi indeks DJIM Global Technology Titans 50 dan memberikan investor lokal eksposur ke 50 saham technology global dengan pertumbuhan yang menarik," kata dia.

Maya menuturkan, track record  BNP Paribas AM di reksadana indeks terbilang kuat, selama dua tahun terakhir hingga Desember 2023, Asset Management ini berhasil mencatatkan market share tertinggi di reksadana indeks.

"Hal itu berdasarkan dana kelolaan atau AUM, per Desember 2023 yang mencapai sekitar 33% market share untuk 6 reksadana indeks yang kami kelola," tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×