kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Rekomendasi Saham Surge (WIFI) yang Gandeng Pos Properti untuk Ekspansi Jaringan


Selasa, 20 Januari 2026 / 19:21 WIB
Rekomendasi Saham Surge (WIFI) yang Gandeng Pos Properti untuk Ekspansi Jaringan
ILUSTRASI. Solusi Sinergi Digital (WIFI) atau Surge (Dok/WIFI)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sinergi PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) dengan PT Pos Properti Indonesia dinilai menjadi katalis penting dalam mempercepat ekspansi jaringan fixed broadband WIFI pada 2026.

Kolaborasi ini membuka akses WIFI terhadap ribuan aset properti Pos Indonesia yang tersebar secara nasional.

Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo menilai, pemanfaatan aset eksisting tersebut mampu memangkas hambatan perizinan dan pengadaan lahan. Dengan demikian, proses pembangunan jaringan last-mile dapat dilakukan lebih cepat, terutama di wilayah urban dan semi-urban.

“Sinergi ini secara nyata mempercepat deployment jaringan karena WIFI tidak perlu membangun dari nol, terutama untuk infrastruktur pasif,” ujar Abdul kepada Kontan, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga: BEI Buka Kembali Perdagangan Saham OASA dan EURO Besok (21/1), Simak Prospeknya

Dari sisi belanja modal, kerja sama ini dinilai berpotensi menekan capex secara struktural. Efisiensi capex per home passed memberikan ruang bagi WIFI untuk mempercepat rollout jaringan sekaligus mendorong pertumbuhan pelanggan secara lebih agresif pada 2026, sejalan dengan target ekspansi home passes yang telah disampaikan manajemen.

Percepatan operasional jaringan tersebut diperkirakan berdampak positif terhadap kinerja keuangan WIFI. Abdul memproyeksikan pertumbuhan pendapatan WIFI akan terdorong oleh peningkatan basis pelanggan dan karakter pendapatan berulang (recurring income).

Di sisi lain, efisiensi biaya sewa dan infrastruktur berpeluang mendorong perbaikan margin EBITDA secara bertahap, seiring meningkatnya utilisasi jaringan.

Sinergi dengan Pos Properti juga dinilai memperkuat leverage operasional WIFI. Struktur biaya yang lebih ramping memungkinkan setiap tambahan pelanggan memberikan kontribusi margin yang lebih besar, sehingga profitabilitas perseroan berpotensi meningkat dalam jangka menengah.

Dari sisi valuasi, Abdul menilai, saham WIFI masih cukup menarik dengan prospek pertumbuhan kinerja yang solid. “Potensi pertumbuhan tersebut dapat mendorong penyesuaian valuasi ke level yang lebih tinggi,” ujarnya.

Kiwoom Sekuritas Indonesia pun memberikan rekomendasi buy untuk saham WIFI dengan target harga Rp3.630 per saham.

Baca Juga: IHSG Terus Naik saat Rupiah Nyaris Tembus Rp 17.000, Ada Apa?

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×