Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) pada Oktober 2026 melonjak setelah mengalami pelemahan tajam hingga akhir September lalu. Kenaikan harga saham PPRI juga terjadi setelah direktur utama perusahaan menjual saham miliknya.
Harga saham PPRI pada perdagangan Senin 5 Oktober 2026 ditutup di Rp 186 melonjak 48 poin atau 34,78% secara harian. Pada 30 September 2026, harga saham PPRI berada di level Rp 133, merosot tajam dibandingkan awal tahun 2026 Rp 318.
Menariknya, kenaikan harga saham terjadi usai penjualan saham PPRI oleh pucuk pimpinan perusahaan. Direktur Utama PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) Irsyad Hanif kembali melakukan transaksi penjualan saham perseroan.
Berdasarkan informasi transaksi saham, Irsyad Hanif menjual sebanyak 3 juta saham PPRI pada 1 Oktober 2026.
Saham tersebut dilepas pada harga Rp 148 per saham, sehingga nilai transaksi penjualan mencapai sekitar Rp 444 juta.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Irsyad Hanif di Paperocks Indonesia berkurang menjadi 150.588.300 saham atau setara 14,01% dari sebelumnya sebanyak 153.588.300 saham atau 14,29%.
Dengan demikian, transaksi tersebut mengurangi kepemilikan Irsyad Hanif sebesar 3 juta saham.
Baca Juga: Harga Melorot 36%, Saham Ini Siap Bagi Dividen Interim Rp 595 Miliar, Cek Jadwalnya
Gencar Jual Saham PPRI
Penjualan pada 1 Oktober 2026 bukan merupakan transaksi pertama yang dilakukan Irsyad Hanif dalam beberapa waktu terakhir.
Pada September 2026, Irsyad Hanif juga tercatat menjual saham PPRI sebanyak 6.332.900 lembar.
Transaksi penjualan tersebut dilakukan pada dua tingkat harga, yakni Rp 196 dan Rp 194 per saham.
Jika digabungkan, aksi penjualan saham pada September dan Oktober 2026 mencapai 9.332.900 saham PPRI.
Transaksi tersebut menunjukkan adanya perubahan kepemilikan saham PPRI oleh salah satu pemegang saham utama sekaligus Direktur Utama perseroan.
Setelah transaksi terbaru pada 1 Oktober 2026, Irsyad Hanif masih memiliki 150,59 juta saham PPRI, yang merepresentasikan sekitar 14,01% kepemilikan di Paperocks Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














