kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Refinancing, AMRT terbitkan obligasi Rp 2 triliun


Jumat, 16 Mei 2014 / 08:02 WIB
ILUSTRASI. Logo Bank Central Asia. REUTERS/Willy Kurniawan


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) akan menerbitkan obligasi dengan total nilai emisi sebesar Rp 2 triliun. Obligasi ini diterbitkan menggunakan mekanisme penawaran umum berkelanjutan (PUB).

Nilai penerbitan di tahap pertama adalah sebesar Rp 1 triliun. Obligasi ini memiliki masa jatuh tempo tiga tahun. Dalam prospektus ringkasnya, manajemen menjelaskan, 70% dana obligasi akan digunakan untuk membagikan sebagian utang.

"Sekitar 35% (dari total obligasi) untuk membayar sebagian utang ke PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)," jelasnya.

Total fasilitas pinjaman yang diberikan mencapai Rp 1,2 triliun. Kemudian, sekitar 35% lainnya akan digunakan untuk membayar sebagian utang ke PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Fasilitas pinjaman ini sebesar Rp 1 triliun.

Adapun, 30% sisanya akan digunakan perseroan untuk modal kerja. Salah satunya untuk pengadaan pasokan persediaan. Obligasi anyar ini akan mulai ditawarkan awal (bookbuilding) pada 19 Mei-5 Juni 2014.

Perseroan berharap bisa mengantongi pernyataan efektif pada 19 Juni 2014. Sehingga, pada 23 Juni-24 Juni 2014 sudah bisa ditawarkan secara umum (offering). Surat utang AMRT mendapat peringkat AA- dari PT Fitch Ratings Indonesia.

Perseroan menunjuk PT BCA Sekuritas, PT HSBC Securities indonesia, dan PT Indo Premier Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×