kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.200   15,00   0,08%
  • IDX 5.179   -87,07   -1,65%
  • KOMPAS100 669   -13,14   -1,93%
  • LQ45 526   -7,10   -1,33%
  • ISSI 174   -4,69   -2,62%
  • IDX30 296   -3,94   -1,32%
  • IDXHIDIV20 395   -4,46   -1,12%
  • IDX80 77   -1,50   -1,91%
  • IDXV30 109   -2,20   -1,98%
  • IDXQ30 100   -1,07   -1,06%

Punya 51 Rencana Kerja, BEI Siapkan Anggaran Rp 596,4 Miliar pada 2027


Rabu, 28 Oktober 2026 / 12:38 WIB
Punya 51 Rencana Kerja, BEI Siapkan Anggaran Rp 596,4 Miliar pada 2027
ILUSTRASI. INDONESIA-MSCI/ (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan anggaran Rp 596,4 miliar untuk menjalankan 51 rencana kerja pada 2027 dengan fokus memperkuat bisnis dan infrastruktur pendukung transformasi bursa.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik mengatakan, anggaran tersebut terbagi menjadi dua kelompok utama, yakni pilar bisnis sebesar Rp 186,8 miliar dan enabler Rp 409,7 miliar.

“Rencana kerja tahun 2027 kami susun dengan 51 rencana kerja dengan total anggaran sebesar Rp 596,4 miliar yang dialokasikan ke dalam dua kelompok utama,” jelasnya dalam konferensi pers, Rabu (28/10/2026).

Baca Juga: IHSG Jatuh 1,65% ke 5.179 Sesi I Rabu (28/10), Top Losers: Saham ISAT, BRPT, WIFI  

Jeffrey menjelaskan pilar bisnis mencakup penguatan transaksi dan bisnis non transaksi, peningkatan kuantitas serta kualitas perusahaan tercatat, dan perluasan partisipasi investor. Alokasinya mencapai 31,3% dari total anggaran.

Sementara itu, kelompok enabler memperoleh 68,7% anggaran untuk memperkuat infrastruktur dan kapabilitas pendukung. Dari alokasi tersebut, Rp 380,7 miliar diarahkan untuk penguatan serta optimalisasi aset teknologi informasi.

“Sebagian besar alokasi ini yaitu sebesar Rp 380,7 miliar diarahkan untuk penguatan dan optimalisasi aset teknologi informasi guna mendukung keandalan sistem, kapasitas layanan, dan kesiapan pengembangan pasar ke depan,” kata Jeffrey. 

Jeffrey bilang investasi teknologi informasi ditujukan untuk menjaga keandalan sistem bursa, meningkatkan kapasitas layanan, serta mempersiapkan pengembangan pasar. Program ini menjadi bagian dari agenda transformasi BEI.

Baca Juga: RUPSLB BEI Setujui Dividen Tunai Rp 1,56 Triliun dan Perubahan Anggaran Dasar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×