kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.200   15,00   0,08%
  • IDX 5.179   -87,07   -1,65%
  • KOMPAS100 669   -13,14   -1,93%
  • LQ45 526   -7,10   -1,33%
  • ISSI 174   -4,69   -2,62%
  • IDX30 296   -3,94   -1,32%
  • IDXHIDIV20 395   -4,46   -1,12%
  • IDX80 77   -1,50   -1,91%
  • IDXV30 109   -2,20   -1,98%
  • IDXQ30 100   -1,07   -1,06%

IHSG Jatuh 1,65% ke 5.179 Sesi I Rabu (28/10), Top Losers: Saham ISAT, BRPT, WIFI


Rabu, 28 Oktober 2026 / 12:21 WIB
Diperbarui Rabu, 28 Oktober 2026 / 12:23 WIB
IHSG Jatuh 1,65% ke 5.179 Sesi I Rabu (28/10), Top Losers: Saham ISAT, BRPT, WIFI
ILUSTRASI. INDONESIA-ECONOMY/RATES (REUTERS/Willy Kurniawan)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan pada perdagangan sesi pertama Rabu (28/10/2026).

IHSG terkoreksi 1,65% atau 87,069 poin ke level 5.179,061, sekaligus membuka peluang indeks memperpanjang penurunan selama tiga hari perdagangan berturut-turut.

Mengutip data RTI, sebanyak 553 saham melemah, 131 saham menguat, dan 1.014 saham bergerak stagnan. Total volume perdagangan mencapai 16,6 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 7,4 triliun.

Tekanan terjadi di seluruh 11 indeks sektoral. IDX-Infra mencatat penurunan terdalam sebesar 3,74%, diikuti IDX-Industry yang melemah 3,30% dan IDX-Energy turun 3,18%.

Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,12% ke Rp 18.178 per Dolar AS pada Rabu (28/10) Siang

Saham-saham top losers LQ45:

  • PT Indosat Tbk (ISAT) turun 6,82% ke Rp 1.570
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 6,79% ke Rp 1.235
  • PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) turun 6,70% ke Rp 905

Saham-saham top gainers LQ45:

  • PT Bank Sentra Asia Tbk (BBCA) naik 3,57% ke Rp 5.075
  • PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik 2,11% ke Rp 725
  • PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 1,32% ke Rp 24.975

Baca Juga: Dayamitra Telekomunikasi (MTEL) Realisasikan MESOP Tahap III pada 1 November 2026

 

Tekanan jual di pasar saham domestik masih berlangsung di tengah pelemahan rupiah, arus keluar modal asing, serta kenaikan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN). Pada perdagangan Selasa (27/10/2026), IHSG telah melemah 1,99% ke level 5.266,13.

Rupiah juga bertahan di kisaran Rp 18.125 per dolar Amerika Serikat (AS). Sementara itu, imbal hasil SBN tenor 10 tahun menembus 7,5%, level tertinggi sejak Oktober 2022 dan berada di atas asumsi APBN 2026 sebesar 6,9%.

Mengutip Sajian Pagi Menu Trading (SAPA MENTARI) dari BRI Danareksa Sekuritas, pelaku pasar akan mencermati sejumlah sentimen yang berpotensi memengaruhi pergerakan IHSG.

Salah satunya adalah rilis laporan keuangan emiten kuartal III-2026. Selain itu, pasar juga menantikan perkembangan kebijakan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai pengecualian saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau high shareholding concentration (HSC) dari penghitungan IHSG mulai 2 November 2026.

Baca Juga: Window Dressing Akhir 2026 Berpotensi Jadi Rebound Sesaat, Cek Rekomendasi Analis

Keputusan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve juga menjadi perhatian. The Fed dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Kamis dini hari WIB (29/10/2026), dengan konsensus memperkirakan suku bunga bertahan di kisaran 3,75%–4,00%.

Meski demikian, peluang kenaikan suku bunga pada Desember tetap menjadi perhatian di tengah tekanan inflasi yang masih tinggi.

Jika The Fed memberikan sinyal lebih hawkish, dolar AS berpotensi menguat dan menambah tekanan terhadap rupiah serta pasar saham negara berkembang.

Dari sisi teknikal, IHSG berpotensi menguji area support 5.182–5.118 setelah gagal bertahan di atas level 5.400. Tren indeks masih bearish karena bergerak di bawah moving average 20 hari (MA20) di level 5.731 dan MA200 di level 6.916.

Indikator moving average convergence divergence (MACD) juga masih berada di zona negatif, meskipun histogram mulai menyusut. Apabila IHSG mampu bertahan di area support tersebut, indeks masih berpeluang memasuki fase konsolidasi atau mengalami technical rebound menuju kisaran 5.400–5.455.

Baca Juga: IHSG Anjlok 1,02% Awal Perdagangan Rabu (28/10), Saham SCMA, BRPT, CPIN Berguguran

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×