kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45931,36   3,72   0.40%
  • EMAS1.320.000 -0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pulau Subur (PTPS) Incar Laba Bersih Melonjak 41% di Tahun 2024


Minggu, 11 Februari 2024 / 09:15 WIB
Pulau Subur (PTPS) Incar Laba Bersih Melonjak 41% di Tahun 2024
ILUSTRASI. Pulau Subur (PTPS) targetkan laba bersih capai Rp 34,86 miliar di tahun 2024


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pulau Subur Tbk (PTPS) menargetkan pertumbuhan laba bersih hingga 41% sepanjang 2024. Ini seiring dengan kinerja penjualan tahun ini yang diproyeksikan mengalami peningkatan sebesar 85%.

Direktur Utama PTPS Felix Safei meyakini, laba bersih perseroan untuk tahun buku 2024 akan bertumbuh secara eksponensial sebesar 41% menjadi Rp 34,68 miliar dibandingkan dengan capaian di sepanjang 2023 yang diperkirakan sebesar Rp 24,59 miliar.

“Pertumbuhan laba bersih pada tahun ini akan terdorong oleh peningkatan kinerja penjualan PTPS sekitar 85% menjadi Rp 110 miliar dari perkiraan nilai penjualan di sepanjang 2023 yang sebesar Rp 59,58 miliar,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (9/2).

Dia mengungkapkan, penambahan modal kepada anak usaha PTPS, yakni PT Sumber Enim Alam Lestari akan meningkatkan produktivitas perseroan di 2024 sebesar 22% menjadi 32,8 ribu metrik ton.

Baca Juga: Pulau Subur (PTPS) Bidik Penjualan Rp 110 Miliar pada 2024

Saat ini Sumber Enim Alam Lestari memiliki area perkebunan seluas 300 hektare dengan usia tanaman sekitar 4-5 tahun, sehingga total area perkebunan PTPS mencapai 1.215 hektare dan rata-rata hasil produksi sebanyak 27 metrik ton per hektare.

PTPS berkomitmen untuk mengelola secara baik besaran beban pokok penjualan di tengah peningkatan produksi dan penjualan tandan buah segar (TBS). Sehingga EBITDA di 2024 bisa bertumbuh 42% menjadi Rp 45,9 miliar. Sementara itu, EBITDA untuk tahun buku 2025 diperkirakan bakal melonjak 29% menjadi Rp 58,9 miliar, setelah penyelesaian kilang di 2025.

Tahun depan, kata Felix, PTPS akan membangun kilang kelapa sawit berkapasitas 15 metrik ton per jam dan berpotensi untuk di-upgrade menjadi 30 metrik ton. Sehingga upaya ini akan memberikan nilai tambah bagi produk TBS yang dihasilkan perseroan.

Lebih lanjut dia menegaskan, kinerja bottom line di 2025 diproyeksikan mampu melanjutkan tren perbaikan, dengan tingkat pertumbuhan sekitar 30% dibandingkan dengan capaian di sepanjang 2024. Felix meyakini, pertumbuhan penjualan pada tahun depan diperkirakan bertumbuh minimal 20% dibandingkan realisasi di 2024.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
EVolution Seminar Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP)

[X]
×