kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Prospek Saham Farmasi Tahun 2026 Menjanjikan, Ini Saham Pilihan Analis


Jumat, 10 April 2026 / 16:17 WIB
Prospek Saham Farmasi Tahun 2026 Menjanjikan, Ini Saham Pilihan Analis
ILUSTRASI. Kinerja emiten farmasi diprediksi tumbuh positif di 2026, namun selektif. Simak emiten mana yang siap cuan di tengah tantangan ini. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prospek emiten farmasi pada 2026 dinilai masih menjanjikan, meski pergerakannya diperkirakan akan lebih selektif seiring tekanan eksternal yang masih membayangi.

Analis Fundamental BRI Danareksa Sekuritas Abida Massi Armand menilai, permintaan produk farmasi akan tetap tangguh, didukung faktor demografi dan meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular.

“Outlook sektor farmasi 2026 kami nilai positif namun selektif. Pertumbuhan kinerja diproyeksikan di kisaran high single digit hingga low double digit, namun divergensi antara emiten efisien dan yang berbeban utang tinggi akan semakin melebar,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (9/4/2026).

Senada, Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo menilai prospek sektor ini masih moderat, mengingat tekanan dari faktor domestik maupun global, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah.

Baca Juga: Minyak WTI dan Brent Turun, Ketidakpastian Pasar Masih Membayangi

Menurut Abida, sekitar 90% emiten farmasi masih bergantung pada impor bahan baku, sehingga pelemahan rupiah menjadi sumber tekanan utama terhadap biaya produksi. Di sisi lain, ruang untuk menaikkan harga jual juga terbatas akibat melemahnya daya beli masyarakat.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, emiten farmasi umumnya melakukan strategi seperti lindung nilai (hedging), efisiensi biaya, serta menggeser portofolio produk ke segmen dengan margin lebih tinggi, seperti obat specialty dan consumer health.

“SIDO relatif lebih terlindungi karena berbasis herbal dengan ketergantungan impor yang lebih rendah,” jelas Abida.

Azis menambahkan, sejumlah emiten juga melakukan penyesuaian harga jual secara bertahap serta meningkatkan penggunaan bahan baku lokal. Selain itu, ekspor juga dimanfaatkan sebagai bentuk natural hedging terhadap fluktuasi nilai tukar.

Dari sisi ekspansi, Abida menilai penetrasi pasar mancanegara masih dalam tahap awal. Emiten seperti KLBF telah aktif melakukan ekspor ke Asia Tenggara, meski kontribusinya terhadap total pendapatan masih terbatas.

“Efektivitasnya lebih terlihat sebagai diversifikasi risiko jangka menengah ketimbang pendorong pertumbuhan jangka pendek,” imbuhnya.

Baca Juga: IHSG Menguat 2,07% ke 7.458 pada Jumat (10/4/2026), EMTK, UNTR, BBCA Top Gainers LQ45

Adapun katalis utama sektor ini antara lain ekspansi cakupan BPJS, tren gaya hidup sehat, serta potensi penurunan suku bunga yang dapat menekan biaya pendanaan.

Sementara itu, risiko utama berasal dari pelemahan rupiah, kenaikan harga bahan baku, regulasi harga obat, hingga persaingan yang semakin ketat di industri farmasi.

Dari sisi rekomendasi, Abida menjagokan saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) sebagai top pick dengan rekomendasi buy dan target harga Rp1.400, didukung fundamental yang solid serta pertumbuhan penjualan yang stabil.

Selain itu, saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) juga direkomendasikan buy dengan target harga Rp720, seiring neraca yang kuat tanpa utang dan margin bersih yang tinggi.

Sementara itu, Azis merekomendasikan trading buy untuk SIDO dengan target harga Rp595, dengan mempertimbangkan kondisi pasar yang masih fluktuatif dalam jangka pendek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×