kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.878.000   -40.000   -1,37%
  • USD/IDR 16.901   42,00   0,25%
  • IDX 8.310   97,96   1,19%
  • KOMPAS100 1.169   11,37   0,98%
  • LQ45 839   8,86   1,07%
  • ISSI 297   2,12   0,72%
  • IDX30 438   6,14   1,42%
  • IDXHIDIV20 525   8,40   1,63%
  • IDX80 130   1,09   0,85%
  • IDXV30 143   1,04   0,73%
  • IDXQ30 141   2,01   1,45%

Prospek Indeks dan Rekomendasi Saham Syariah


Rabu, 18 Februari 2026 / 19:56 WIB
Prospek Indeks dan Rekomendasi Saham Syariah
ILUSTRASI. Pergerakan indeks saham syariah akan dipengaruhi sejumlah faktor pada tahun 2026. Salah satunya angka pertumbuhan ekonomi.? (KONTAN/Cheppy A.Muchlis)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan indeks saham syariah akan dipengaruhi sejumlah faktor pada tahun 2026. Salah satunya angka pertumbuhan ekonomi.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/2/2026), Jakarta Islamic Index (JII) di level 563,96, terkoreksi 3,68% secara year to date (ytd). Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) di level 296,73, terkoreksi 5,69% ytd. IDX Sharia Growth di level 100,30, naik 0,07% secara ytd. IDX MES BUMN di level 99,64, naik 10,20% secara ytd. 

Senior Equity Research Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas mengatakan, secara pergerakan indeks saham syariah cukup inline dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pergerakan indeks saham syariah tahun ini diperkirakan sideways, ditopang pertumbuhan ekonomi domestik yang tetap solid serta fundamental emiten yang relatif defensif. 

"Namun, volatilitas masih berpotensi muncul seiring sensitivitas terhadap dinamika global dan aliran dana asing," ujar Sukarno kepada Kontan, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: Momentum Ramadan Berpotensi Angkat Saham Syariah, Ini Rekomendasi Analis

Sukarno menambahkan, kinerja indeks syariah akan dipengaruhi oleh kombinasi pertumbuhan konsumsi domestik, stabilitas suku bunga, serta penguatan ekosistem keuangan syariah sebagai katalis positif. 

Di sisi lain, risiko berasal dari volatilitas pasar global, rotasi sektor, serta likuiditas yang lebih terbatas pada sebagian saham syariah.

"Secara sektoral, peluang masih terlihat pada sektor financials syariah, telekomunikasi, consumer defensif, serta energi/komoditas yang memiliki fundamental relatif kuat," ucap Sukarno.

Adapun untuk saham yang menarik dicermati bisa dilihat karena memiliki valuasi yang relatif masih murah dan memiliki Return on Equity (ROE) yang cukup tinggi di indeks JII. Antara lain saham MEDC, UNTR, ASII, PTBA, JPFA, ICBP, ISAT, BRIS, dan TLKM.

Baca Juga: Indeks Saham Syariah Diprediksi Mengalami Pemulihan Bertahap Menuju Semester II–2026

Selanjutnya: Simak Rekomendasi Saham United Tractors (UNTR) Usai Akuisisi Tambang Emas Doup

Menarik Dibaca: Kondom Bukan Sekadar Alat Kontrasepsi, juga Bentuk Self-care

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×