kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Prospek IHSG Masih Cenderung Tertekan, Saham-Saham Ini Menarik Dicermati


Minggu, 07 Juni 2026 / 17:55 WIB
Prospek IHSG Masih Cenderung Tertekan, Saham-Saham Ini Menarik Dicermati
ILUSTRASI. IHSG ditutup melemah ke posisi 5.941 (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Noverius Laoli

Secara terpisah, Pengamat pasar modal sekaligus Direktur Avere Investama, Teguh Hidayat menjelaskan, tekanan terhadap IHSG bermula dari sentimen terkait MSCI, kemudian diperparah oleh berbagai isu fiskal domestik serta pelemahan nilai tukar rupiah yang telah menembus kisaran Rp 18.000 per dolar AS.

Teguh bilang posisi IHSG saat ini masih berada dalam kondisi yang sangat dinamis, dengan peluang yang relatif seimbang untuk bergerak naik maupun turun.

Baca Juga: Kiwoom Sekuritas: Ada Sinyal Rebound Teknikal, Investor Saham Jangan Agresif Dulu

Menurutnya, arah pergerakan indeks ke depan akan sangat ditentukan oleh respons pasar terhadap tantangan yang dihadapi.

Dalam proyeksinya, Teguh melihat IHSG masih berpotensi terkoreksi hingga di bawah level 5.000. Sebaliknya, apabila sentimen pasar membaik dan kepercayaan investor pulih, indeks juga berpeluang menguat menuju level 7.000.

"Beberapa waktu belakangan ini IHSG lebih banyak ditopang oleh saham-saham konglomerat. Saat saham fundamental turun, saham konglomerat masih menopang, mereka masih menahan laju penurunan IHSG. Kalau nantinya saham-saham konglomerat turun, itu juga akan membuat IHSG ikut turun, bahkan di bawah level 5.000," kata Teguh kepada Kontan, Minggu (7/6/2026).

Bagi investor, Teguh menyarankan untuk mulai mencermati saham-saham berfundamental kuat yang harganya telah terkoreksi cukup dalam.

Baca Juga: Prospek Indeks Kompas100: Sentimen Negatif Mereda, Peluang Bangkit Terbuka

Pasalnya, pelemahan pasar yang terjadi saat ini dapat membuka peluang akumulasi pada emiten berkualitas dengan valuasi yang menjadi lebih menarik dibandingkan kondisi normal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU

[X]
×