kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Produksi BORN di akhir September sudah mencapai 2,1 juta ton


Selasa, 01 November 2011 / 16:36 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan konstruksi Adhi Karya.


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) berhasil mencatatkan produksi coking coal mencapai 2,1 juta ton. Di akhir tahun ini, perusahaan tambang tersebut menargetkan volume produksinya mencapai 3,5 juta ton.

"Sementara untuk penjualan cocas (coking coal) kami hingga September lalu sudah mencapai 1,9 juta ton," kata Direktur dan Sekretaris Perusahan BORN Geroad Jusuf di Jakarta, Selasa (1/11).

Mayoritas hasil penjualan coking coal BORN dijual ke beberapa perusahaan China. Dimana, sebanyak 2 juta ton hasil produksi BORN telah dialokasikan untuk dua perusahaan di China yaitu Ganeral Nice dan Zhag Lian yang masing-masing membutuhkan 1 juta ton dari perusahaan.

Selain ke China, BORN pun menjual coking coal ke pasar spot. "Pembeli di pasar spot umumnya dari China, Jepang, Korea Selatan, Turki, dan India," pungkasnya.

Di lain pihak, selama sembilan bulan pertama, BORN mencatat pertumbuhan laba bersih hingga 408% dari Rp 261,98 miliar menjadi Rp 1,32 triliun. Hal tersebut disokong kenaikan pendapatan perusahaan yang melesat 115,22% menjadi Rp 4,4 triliun di akhir September lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×