kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Agustus 2011, produksi cooking coal BORN capai 2 juta ton


Rabu, 28 September 2011 / 15:59 WIB
ILUSTRASI. IHSG sudah menguat 20,89% dalam enam bulan sejak kejatuhan di bulan Maret lalu.


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kondisi curah hujan yang jauh lebih baik dibanding tahun lalu menyebabkan produksi batubara jenis cooking coal milik PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) semakin kinclong. Hingga Agustus 2011, produksi cooking coal perseroan sudah mencapai 2 juta ton.

"Produksi kami sudah tembus dua juta ton," kata Direktur BORN Geroad Jusuf di Jakarta, Rabu (28/9). Sementara itu, target produksi perusahaan di akhir 2011 ini dapat tumbuh menjadi 3,6 juta ton.

Menurut Geroad, mayoritas hasil cooking coal dijual ke perusahan China. Sebanyak 2 juta ton hasil produksi BORN telah dialokasikan untuk dua perusahaan di China, yaitu Ganeral Nice dan Zhag Lian yang masing-masing membutuhkan 1 juta ton. Tahun ini, BORN menargetkan dapat menjual 3,1 juta ton cooking coal.

Walaupun tidak lagi terkendala dengan curah hujan, namun, BORN bermasalah dengan fasilitas pengantaran cooking coal. "Karena sungai kering jadi untuk pengantaran agak terkendala," tukas Geroad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×