kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

PKP2B Kideco berakhir di 2023, kapan Indika (INDY) ajukan perpanjangan?


Minggu, 14 Juni 2020 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. PT Indika Energy Tbk (INDY)


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Per April 2020, produksi INDY melalui Kideoco Jaya Agung mengalami pertumbuhan. Ricky mengatakan, produksi dari Kideco Jaya Agung sebesar 11,5 juta ton batubara. Jumlah ini naik 9% dari realisasi produksi di periode yang sama tahun lalu yang sebesar 10,5 juta ton.

Baca Juga: Kontrak dengan Kideco dan Berau Akan Berakhir, Ini Strategi DOID

Sebagai gambaran, Kideco Jaya Agung memiliki konsensi tambang batubara seluas 47.500 hektar (Ha) yang terletak di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Sebanyak 40% saham Kideco Jaya Agung dimiliki langsung oleh INDY.

Selain itu, emiten ini juga memiliki 51% saham Kideco Jaya Agung melalui PT Indika Inti Corpindo. Adapun 9% saham yang tersisa dimiliki oleh Samtan Co, Ltd asal Korea Selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×