kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

PINTU Targetkan Ratusan Aset Tokenisasi hingga Akhir 2026, Ini Daftarnya


Jumat, 18 September 2026 / 17:55 WIB
PINTU Targetkan Ratusan Aset Tokenisasi hingga Akhir 2026, Ini Daftarnya
ILUSTRASI. Kontan - Pintu Kilas Online (Dok. Pintu/Pintu)


Reporter: Muhammad Fatih | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pintu Kemana Saja (PINTU) resmi meluncurkan layanan Pintu VIP Private sekaligus memperkuat kolaborasi strategis dengan Ondo Finance untuk memperluas akses aset dunia nyata yang ditokenisasi (tokenized real world assets/RWA) di Indonesia.

Presiden Direktur PINTU Andy Putra menuturkan bahwa peluncuran Pintu VIP Private merupakan respons terhadap kebutuhan transaksi trader premium yang terus meningkat.

Berdasarkan data internal semester I-2026, pengguna VIP menyumbang lebih dari 40% total volume perdagangan spot dan lebih dari 30% volume futures di PINTU.

Melalui kemitraan dengan Ondo Finance, PINTU yang mengantongi izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penambahan daftar aset tertokenisasi dari sekitar 50 token saat ini menjadi ratusan aset hingga akhir 2026.

Baca Juga: Aset Offshore Masih Menarik, Ini Pilihan Investasi yang Bisa Dicermati

Aset RWA yang ditawarkan mencakup saham global seperti Apple dan NVIDIA, indeks S&P 500, komoditas emas, hingga stablecoin yang dapat dibeli secara fractional mulai Rp 11.000.

"RWA membuka jalan bagi investor Indonesia untuk memiliki eksposur terhadap aset-aset kelas dunia, mulai dari saham global, indeks, hingga komoditas secara fractional dan terjangkau tanpa harus keluar dari ekosistem yang teregulasi," ujar Andy dalam pemaparannya, Jumat (18/9/2026).

Secara global, nilai aset RWA on chain di luar stablecoin tumbuh sekitar empat kali lipat dalam setahun terakhir hingga menyentuh kisaran US$ 25 miliar – US$ 35 miliar.

Peningkatan pasar ini didorong oleh masuknya manajer investasi global seperti BlackRock dan Franklin Templeton.

Senior Director Asia Pacific Ondo Finance Rania Rahardja menilai, Indonesia memiliki potensi besar sebagai salah satu pasar RWA paling menarik di Asia Pasifik.

"Melalui kolaborasi dengan PINTU, kami menghadirkan saham dan ETF global secara on-chain dengan aksesibilitas, likuiditas, dan transparansi yang lebih baik untuk mengakses pasar global," kata Rania.

Aset tertokenisasi di PINTU dapat diperdagangkan 24 jam nonstop dengan denominasi rupiah dan dikenakan pajak final atas penjualan sebesar 0,21%.

Kendati menawarkan kemudahan akses pasar global, PINTU mengingatkan investor untuk tetap memperhatikan profil risiko dan volatilitas tinggi pada investasi aset kripto maupun aset tertokenisasi.

Baca Juga: Suku Bunga Global Tinggi, Begini Prospek Saham AS dan Kripto hingga Akhir 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×