kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Pilpres makin dekat, rupiah terpuruk lagi


Rabu, 02 Juli 2014 / 12:46 WIB
ILUSTRASI. Twibbon Dies Natalis HMI ke-76.


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Rupiah kembali melemah di siang hari ini, Rabu (2/7). Berdasarkan kurs referensi Bank Indonesia atau JISDOR, rupiah berada di Rp 11.854 per dollar AS.

Kurs tengah pengawas moneter ini melemah 0,47% dibanding acuan kemarin di Rp 11.798 per dollar AS.

Sedangkan rupiah di pasar spot melemah mendekati USD/IDR 12.000. Rupiah berada di harga Rp 11.940 per dollar AS, melemah dibanding penutupan kemarin di level USD/IDR 11.864.

Pada 26 Juni lalu, rupiah di pasar spot ditutup di Rp 12.099 per dollar AS.

Sentimen positif neraca perdagangan Indonesia yang surplus di bulan Mei tak lagi menjadi bahan bakar penguatan rupiah. Kini, pasar memperhatikan sentimen pemilu presiden (pilpres) yang digelar 9 Juli nanti.

"Volatilitas semakin berat di tengah meningkatnya ketidakpastian pilpres. Inilah yang menekan pergerakan rupiah," kata Raditya Ariwibowo, Analis Riset Tresuri di Bank Negara Indonesia, dikutip Bloomberg.

Pekan lalu, Morgan Stanley merilis, kemenangan calon presiden Prabowo Subianto akan mendorong pelemahan rupiah sampai Rp 12.300 per dollar AS. Dari data terpisah, lembaga survei Roy Morgan menunjukkan, selisih elektabilitas kemenangan calon presiden Joko Widodo terhadap Prabowo makin mengecil, terpaut sekitar 4%. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×