kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Pilah-Pilih Aset Investasi pada Tahun Pemilu


Rabu, 22 November 2023 / 19:57 WIB
Pilah-Pilih Aset Investasi pada Tahun Pemilu
ILUSTRASI. Ilustrasi cover menaruh investasi. KONTAN/BAihaki/24/11/2016


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Tendi Mahadi

Dia mencermati bahwa akhir tahun ini bisa menjadi momentum yang tepat untuk investor masuk ke pasar saham seiring adanya potensi window dressing dan persiapan jelang pemilu. Secara historis, IHSG hanya gagal naik di bulan Desember pada tahun lalu dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Sektor-sektor yang dapat dicermati untuk pasar saham domestik adalah finansial, telekomunikasi dan properti di tahun 2024. Sementara pasar saham luar negeri bisa memantau pergerakan saham artificial intelegence (AI) dan renewable energy.

Investor juga dapat mendiversifikasikan aset pada obligasi yang diperkirakan positif selama tahun politik. Sebagai gambaran, Moduit memproyeksikan yield obligasi bertenor 10 tahun akan berada di level 6,1%.

Manuel mengatakan, tahun depan pasar surat utang tanah air berpotensi akan terangkat masuknya aliran dana asing berkat pelemahan dolar AS. Ceritanya berbeda dengan tahun 2021-2022 dimana obligasi pemerintah banyak mendapatkan dukungan pembelian dari perbankan dan Bank Indonesia.

Sementara, pasar uang yang merupakan instrumen jangka pendek dipandang netral selama tahun pemilu 2024. Tidak ada ekspektasi aset pasar uang returnnya bakal naik, ataupun turun signifikan.

Dari skala 1%-100%, Manuel menyarankan investor di tahun politik untuk mengalokasikan sebesar 40% saham domestik, 10% saham global, 30% aset pendapatan tetap di antaranya obligasi atau reksadana dan 20% di aset likuid seperti pasar uang deposito.

Namun, perlu digarisbawahi aset alokasi harus mengikuti profil investor dan strategi diversifikasi perlu dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×