kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Pernyataan dovish Federal Reserve berpotensi mengangkat imbal hasil SUN


Kamis, 06 September 2018 / 10:30 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pasar modal


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan akan bergerak naik pada perdagangan Kamis (6/9). Hal ini didorong oleh potensi pelemahan rupiah dan kenaikan imbal hasil US Treasury.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail mengatakan, imbal hasil US Treasury jangka menengah (10 tahun) dan jangka panjang (30 tahun) pada Rabu malam masing-masing naik tipis sebesar 1 bps ke level 2,90% dan 3,07%. “Terbatasnya kenaikan imbal hasil US Treasury didukung oleh pernyataan sejumlah pejabat The Fed yang cukup dovish,” ujarnya, dalam riset hari ini.

Kenaikan imbal hasil US Treasury lantas membuat imbal hasil SUN berpotensi naik hari ini. Selain itu, potensi pelemahan rupiah juga dapat mendorong kenaikan imbal hasil SUN.

Mikail memproyeksikan, imbal hasil SUN seri acuan 10 tahun akan bergerak di kisaran 8,50%-9,0% di hari ini. Adapun seri obligasi negara yang ia rekomendasikan hari ini antara lain FR0061, FR0070, FR0071, dan FR0035.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×