kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Pernyataan BOJ menyeret Yen di depan USD


Senin, 30 November 2015 / 18:26 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kenaikan angka penjualan ritel Jepang bulan Oktober 2015 tak mampu mendorong yen di hadapan mata uang dunia lainnya. Pergerakan Yen terseret oleh pernyataan Bank Sentral Jepang (BOJ).

Mengutip Bloomberg, Senin (30/11) pukul 17.53 WIB, pasangan USD/JPY naik 0,17% ke level 123,0.

Alwi Assegaf, analis SoeGee Futures mengatakan, adanya perberdaan kebijakan BOJ dengan The Fed menjadi penyebab terseretnya Yen di hadapan USD.

Gubernur BOJ, Haruhiko Kuroda menyatakan akan melakukan apapun untuk mencapai target inflasi sebesar 2%, termasuk menambah stimulus moneter. “Kebijakan BOJ hampir sama dengan Bank Sentral Eropa yakni menambah stimulus. Ini yang akhirnya melemahkan JPY,” papar Alwi.

Di sisi lain isu yang mengangkat mata uang USD masih belum berubah, yakni adanya potensi kenaikan suku bunga The Fed. Beberapa pejabat The Fed akan member pidato pekan ini yang diperkirakan masih tetap optimistis dengan kenaikan suku bunga akhir tahun. “Data non farm payroll AS akhir pekan akan menjadi perhatian karena menjadi salah satu syarat kenaikan suku bunga,” imbuh Alwi.

Data retail sales Jepang bulan Oktober sebenarnya naik 1,8% secara tahunan atau lebih baik dari bulan sebelumnya minus 0,1% dan melebihi proyeksi 1,9%. Namun data tersebut tak mampu mengangkat mata uang Yen.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×